Jumat, 12 Juni 2026

Siswi SD di Jaten Karanganyar Jadi Korban Penjambretan di Lingkungan Sekolah, Polisi Buru Pelaku

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 12 Januari 2026 | 13:30 WIB
Siswi SD di Jaten Karanganyar Jadi Korban Penjambretan di Lingkungan Sekolah, Polisi Buru Pelaku. (KlikSoloNews/dok AI)
Siswi SD di Jaten Karanganyar Jadi Korban Penjambretan di Lingkungan Sekolah, Polisi Buru Pelaku. (KlikSoloNews/dok AI)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM — Keamanan lingkungan sekolah kembali menjadi sorotan setelah seorang siswi sekolah dasar di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, menjadi korban penjambretan tepat di area sekolahnya.

Perhiasan emas yang dikenakan korban dirampas paksa oleh pelaku hingga menyebabkan telinga korban membengkak dan mengalami trauma psikologis.

Dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews, Aksi kriminal tersebut terjadi pada Jumat (9/1/2026) saat kegiatan belajar mengajar telah selesai dan para siswa bersiap pulang.

Pelaku diduga memanfaatkan lemahnya pengawasan di salah satu area sekolah untuk melancarkan aksinya terhadap korban yang masih berusia anak-anak.

Dengan modus tertentu, pelaku mengajak korban menjauh dari keramaian menuju kamar mandi sekolah. Tanpa disadari korban, lokasi tersebut menjadi tempat pelaku menjalankan aksinya.

Anting emas yang dikenakan korban ditarik secara paksa hingga menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan pada telinga.

Korban yang tidak mampu melawan hanya bisa menangis ketakutan. Setelah berhasil membawa kabur perhiasan emas, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lingkungan sekolah.

Beberapa saat kemudian, korban ditemukan pihak sekolah dalam kondisi syok dan trauma. Kejadian tersebut sontak menimbulkan kepanikan serta kekhawatiran di kalangan guru dan orang tua murid.

Aksi penjambretan itu terekam kamera pengawas (CCTV) milik sekolah. Rekaman tersebut kini telah diamankan aparat kepolisian sebagai bahan penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku.

Keluarga korban segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Jaten. Aparat kepolisian langsung bergerak cepat dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menganalisis rekaman CCTV.

Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, membenarkan adanya laporan perampasan perhiasan terhadap anak di lingkungan sekolah.

“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran,” ujar AKP Wikan saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026) malam.

Ia menjelaskan, pihak kepolisian belum dapat menggali keterangan secara maksimal dari korban karena kondisi psikologis anak yang masih terguncang.

“Korban masih trauma sehingga belum memungkinkan dimintai keterangan secara mendalam,” jelasnya.

Saat ini, polisi terus menganalisis rekaman CCTV dan berkoordinasi dengan pihak sekolah. Patroli di sekitar kawasan pendidikan juga ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena menyangkut keselamatan anak-anak di lingkungan sekolah.

Polisi mengimbau pihak sekolah agar memperketat pengawasan, terutama di area-area yang minim pantauan seperti kamar mandi dan sudut sekolah yang sepi.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X