Jumat, 12 Juni 2026

Tindaklanjuti Insiden Pelemparan KA Sancaka, Polres Klaten Gandeng Warga Sekitar Rel

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 9 Juli 2025 | 21:00 WIB
Viral di Medsos! Kaca KA Sancaka Dilempar Batu, Penumpang Alami Luka Serius di Wajah dan Mata. (KlikSoloNews/dok)
Viral di Medsos! Kaca KA Sancaka Dilempar Batu, Penumpang Alami Luka Serius di Wajah dan Mata. (KlikSoloNews/dok)

KLATEN, KLIKSOLONEWS.COMInsiden pelemparan batu ke Kereta Api Sancaka relasi Yogyakarta–Surabaya saat melintas di wilayah Klaten, Minggu 6 Juli 2025, menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Kejadian yang mengakibatkan dua penumpang terluka akibat serpihan kaca itu memicu keprihatinan luas, terlebih setelah video peristiwanya viral di media sosial pada Selasa 8 Juli 2025.

Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo, mengungkapkan pihaknya telah menerima laporan resmi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI). Tim dari Satreskrim bersama jajaran Polsek langsung diterjunkan untuk menyelidiki kejadian tersebut.

Tidak hanya fokus pada penegakan hukum, Polres Klaten juga menyiapkan pendekatan preventif. Salah satunya melalui edukasi masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel.

Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga perangkat desa akan diajak untuk terlibat langsung dalam membangun kesadaran bersama soal pentingnya menjaga keamanan perjalanan kereta api.

“Kami akan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda dalam upaya pencegahan. Edukasi hukum kepada warga sangat penting agar aksi-aksi berbahaya seperti ini tidak terulang,” tegas Kapolres Nur Cahyo.

Langkah Polres Klaten mendapat dukungan penuh dari Polda Jawa Tengah. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyatakan upaya kolaboratif sangat dibutuhkan untuk menjaga keselamatan operasional kereta api, khususnya di titik-titik rawan gangguan.

“Kami mendukung penuh langkah Polres Klaten. Saat ini, kami juga bekerja sama dengan PT KAI Daops 6 Yogyakarta untuk memperkuat patroli di lokasi-lokasi rawan dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat sekitar jalur KA,” ujarnya.

Pelemparan benda keras ke arah kereta bukan hanya tindakan kriminal, tetapi juga mengancam keselamatan nyawa banyak orang. Pihak kepolisian berharap kolaborasi dengan masyarakat akan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas umum, terutama sarana transportasi massal.

Langkah proaktif seperti peningkatan patroli, sosialisasi, dan pendekatan komunitas kini menjadi strategi utama mencegah kejadian serupa.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas. Semua pihak harus terlibat agar insiden seperti ini tidak terjadi lagi,” tutup Kapolres.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X