Jumat, 12 Juni 2026

Polres Karanganyar Bongkar Jaringan Narkoba Daring, Dua Tersangka Diamankan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 18 Maret 2025 | 15:31 WIB
Barang bukti ganja kering yang berhasil diamankan Polres Karanganyar (Foto: Ist)
Barang bukti ganja kering yang berhasil diamankan Polres Karanganyar (Foto: Ist)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Tim khusus Polres Karanganyar berhasil mengungkap jaringan distribusi narkoba berbasis daring dalam sebuah operasi senyap yang digelar pada Minggu 16 Maret 2025.

Operasi ini berhasil menangkap dua tersangka, MG (29) dan ADC (23), di sebuah rumah kos di Ngringo, Jaten, Karanganyar, setelah serangkaian pengintaian dan analisis data digital yang cermat.

Dalam penggerebekan yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Karanganyar, petugas menemukan tiga paket ganja kering dengan total berat 5,63 gram.

Barang bukti tersebut disembunyikan dengan berbagai cara untuk mengelabui petugas, termasuk dalam bungkusan kertas kado dan plastik klip yang dilakban rapat.

Selain itu, sebuah ponsel pintar Oppo Reno 6, yang digunakan untuk transaksi daring, turut diamankan.

Kapolres Karanganyar, AKBP Hadi Kristanto, melalui Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu M. Sulistiawan Abdillah, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari kerja keras tim dalam menganalisis jejak digital dan informasi intelijen.

“Para tersangka menggunakan platform media sosial dan aplikasi pesan instan untuk menjalankan bisnis haram mereka,” katanya dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews.

Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan.

Selain menyasar kasus narkoba, operasi ini juga menargetkan peredaran petasan ilegal, perjudian, premanisme, minuman keras, dan tindak asusila.

Kapolres Karanganyar menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen dalam pemberantasan narkoba.

“Kami menyadari bahwa peredaran narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam stabilitas sosial dan keamanan komunitas,” ujar AKBP Hadi Kristanto.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Polres Karanganyar juga aktif memberikan pembinaan terhadap organisasi pencak silat agar energi positif dari anggotanya dapat diarahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain Operasi Pekat, Polres Karanganyar juga melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama dua hari, yaitu pada 15-16 Maret 2025. Hasilnya, tidak ditemukan aktivitas premanisme atau pemerasan yang mengganggu ketenangan masyarakat selama bulan Ramadan.

Dengan keberhasilan operasi ini, Polres Karanganyar berharap dapat terus menekan angka peredaran narkoba di wilayahnya dan menjaga keamanan serta ketertiban selama bulan suci Ramadan. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X