solo

Wali Kota Respati Ardi Gandeng YPKBI Rancang SMP Kelas Program Khusus Gunakan Kurikulum Internasional

Jumat, 19 Juni 2026 | 07:00 WIB
Wali Kota Respati Ardi Gandeng YPKBI Rancang SMP Kelas Program Khusus Gunakan Kurikulum Internasional. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kota Surakartaterus memperkuat sektor pendidikan melalui program transformasi sekolah negeri yang berkualitas dan terjangkau.

Salah satu langkah yang ditempuh Wali Kota Solo, Respati Ardi, adalah menggandeng Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) untuk mengembangkan SMP unggulan dengan pendekatan kurikulum internasional.

Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Pemerintah Kota Solo dan jajaran YPKBI pada Selasa (16/6/2026).

Baca Juga: Respati Umumkan Program Khusus SMPN 24 dan SMPN 25 Solo, Awal Transformasi Pendidikan Negeri di Kota Bengawan

Hadir dalam kesempatan itu Pembina YPKBI Fitri Krisnawati Tandjung, Ketua Pengurus YPKBI Qaeda Aqsa, serta Sekretaris Pengurus YPKBI Dewi Amri.

Respati menjelaskan, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan negeri sekaligus mempersiapkan generasi muda Solo agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, SMPN 24 Surakarta dan SMPN 25 Surakarta yang akan menjalankan Program Kelas Khusus dirancang menggunakan konsep pembelajaran yang mengadopsi kurikulum berbasis International Baccalaureate (IB).

"Kami serius melakukan transformasi pendidikan di Solo. YPKBI saat ini telah menerapkan kurikulum berbasis IB pada SMA unggulan dan pengalaman tersebut akan menjadi referensi penting dalam pengembangan SMP unggulan di Solo," ujar Respati.

Ia menilai kehadiran SMP unggulan sangat penting untuk menciptakan jalur pendidikan yang berkesinambungan sebelum siswa melanjutkan ke berbagai SMA favorit dan sekolah berstandar tinggi.

Baca Juga: Wali Kota Respati Ardi Tinjau MPLS SMPN 24 dan 25 Surakarta, Buka Program Magang dan Apresiasi Nonton Persis Solo Gratis

Dalam kerja sama tersebut, YPKBI akan memberikan pendampingan mulai dari penyusunan kurikulum, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga membantu mencari alternatif sumber pendanaan agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan optimal tanpa membebani orang tua siswa.

Respati menegaskan, kualitas pendidikan yang baik harus tetap dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan model pendidikan unggulan yang tetap terjangkau.

Selain mempersiapkan siswa masuk ke SMA unggulan seperti SMA Garuda dan SMA Taruna Nusantara, program ini juga diarahkan untuk membuka peluang meraih beasiswa pendidikan di luar negeri.

Untuk mendukung target tersebut, Pemerintah Kota Solo akan memperkuat pembelajaran bahasa Inggris dan matematika sebagai kompetensi utama yang dibutuhkan dalam berbagai program pendidikan internasional.

Halaman:

Tags

Terkini