solo

Rumah Siap Kerja Antar Solo Raih Penghargaan Penurunan Pengangguran 2026

KS1
Jumat, 5 Juni 2026 | 11:30 WIB
Rumah Siap Kerja Antar Solo Raih Penghargaan Penurunan Pengangguran 2026. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kota Surakarta kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat regional.

Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali, Kota Solo berhasil meraih penghargaan sebagai daerah dengan kinerja terbaik dalam menekan angka pengangguran.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026), dan diterima langsung Wali Kota Surakarta, Respati Ardi.

Pada ajang tersebut, Kota Surakarta menempati peringkat kedua kategori kota dalam bidang penurunan tingkat pengangguran. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, capaian penurunan angka pengangguran, hingga inovasi yang dihadirkan pemerintah daerah untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mengatakan pengurangan angka pengangguran merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Karena itu, berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia terus diperkuat.

Salah satu program unggulan yang menjadi fokus Pemkot Surakarta adalah Rumah Siap Kerja. Program ini menyediakan berbagai layanan mulai dari pelatihan keterampilan, informasi lowongan pekerjaan, pendampingan pencari kerja, hingga pembinaan calon wirausaha.

Menurut Respati, keberadaan Rumah Siap Kerja menjadi jembatan antara kebutuhan dunia usaha dan potensi tenaga kerja yang dimiliki masyarakat Kota Solo.

"Program ini kami dorong agar masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja sekaligus memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan yang layak," ujarnya.

Respati mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima Kota Surakarta. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kerja keras seluruh pihak dalam menjalankan berbagai program ketenagakerjaan.

Lebih lanjut, ia menyebut hadiah senilai Rp2 miliar yang diperoleh dari penghargaan tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat program pelatihan kerja bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan, khususnya dari kelompok keluarga rentan.

Dana tersebut rencananya akan disalurkan melalui program Rumah Siap Kerja agar semakin banyak warga memperoleh keterampilan yang dibutuhkan dunia industri dan usaha.

"Kami ingin manfaat penghargaan ini dapat langsung dirasakan masyarakat, terutama mereka yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan," kata Respati.

Ajak Warga Manfaatkan Pelatihan Kerja

Pemerintah Kota Surakarta juga mengajak masyarakat yang sedang mencari pekerjaan untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia melalui Rumah Siap Kerja.

Selain pelatihan dan pendampingan, program tersebut juga menyediakan akses informasi lowongan kerja yang diperbarui secara berkala sehingga dapat membantu pencari kerja memperoleh peluang yang sesuai dengan kompetensi mereka.

Respati menegaskan bahwa penghargaan yang diraih bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kota Surakarta memastikan upaya menekan angka pengangguran akan terus menjadi agenda prioritas pembangunan daerah. Berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja dan penciptaan peluang kerja baru akan terus diperluas.

Pemkot berharap semakin banyak warga yang memperoleh pekerjaan layak, memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri, serta mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarganya.

Penghargaan yang diraih dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali diharapkan semakin memperkuat komitmen Kota Surakarta dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.(KS01)

Tags

Terkini