solo

Respati Ardi Siap Kembangkan Wisata Ekonomi Kreatif dan Syariah, Solo Bidik Jadi Destinasi Unggulan Jateng

KS1
Rabu, 3 Juni 2026 | 07:30 WIB
Respati Ardi Siap Kembangkan Wisata Ekonomi Kreatif dan Syariah, Solo Bidik Jadi Destinasi Unggulan Jateng. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menegaskan komitmennya untuk mengembangkan sektor pariwisata berbasis ekonomi kreatif dan ekonomi syariah sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Kota Solo.

Pernyataan tersebut disampaikan Respati usai mengikuti Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Boyolali, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ahmad Luthfi, Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, serta para kepala daerah se-Solo Raya bersama organisasi perangkat daerah terkait.

Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 mengusung tema "Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Syariah Sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi".

Menurut Respati, Kota Solo memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan sektor wisata ekonomi kreatif maupun ekonomi syariah. Berbagai fasilitas dan kawasan strategis yang sudah tersedia menjadi kekuatan utama untuk mendukung pengembangan tersebut.

Salah satu kawasan yang dinilai memiliki potensi besar adalah Pasar Kliwon yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, keberadaan Masjid Sheikh Zayed Solo juga dinilai mampu menjadi daya tarik wisata religi dan ekonomi syariah.

"Solo sudah siap sekali apalagi perkembangan fasilitas ekonomi syariah, kita memiliki Pasar Kliwon, lalu ada Masjid Zayed juga dan lain-lain. Kita akan kembangkan dan fokusnya adalah pariwisata ekonomi kreatif dan syariah," kata Respati.

Untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Pemerintah Kota Solo saat ini juga tengah menyiapkan berbagai bentuk stimulus bagi para pelaku usaha.

Respati menilai dukungan tersebut penting agar pelaku usaha mampu berkembang sekaligus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja baru.

"Dan kami menyiapkan stimulus bagi rekan-rekan pelaku usaha parekraf pariwisata dan ekonomi kreatif agar supaya membantu kita mendorong pertumbuhan ekonomi di Solo dan menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Solo sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif dan wisata unggulan di Jawa Tengah.

Solo Juga Siap Kembangkan Sport Tourism

Selain fokus pada ekonomi kreatif dan syariah, Respati mengungkapkan Kota Solo juga siap mengembangkan sektor sport tourism atau wisata olahraga.

Menurutnya, berbagai fasilitas olahraga berstandar nasional maupun internasional yang dimiliki Kota Solo dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk mendatangkan berbagai event olahraga.

Respati menyebut Kota Solo baru saja mendapat kepercayaan untuk menjadi pusat pengembangan liga amatir sekaligus lokasi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17.

"Kami juga sudah ditunjuk, kemarin dari pengurus FIFA dan Exco PSSI akan fokus pengembangan liga amatir di Solo dan menjadi training centernya Timnas U17," tuturnya.

Fasilitas Olahraga Terus Dibenahi

Pemerintah Kota Solo saat ini juga terus melakukan pembenahan berbagai sarana olahraga. Sejumlah proyek infrastruktur olahraga seperti GOR Indoor dan fasilitas kolam renang Tirtomoyo Manahan disebut segera rampung.

Respati memastikan seluruh fasilitas olahraga yang ada akan dimaksimalkan penggunaannya agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan wisata olahraga.

"Jadi kami benar-benar siap untuk jadi sport tourism. Fasilitas semua kalau bisa digunakan, lapangan-lapangan, semua lapangan kita benahi layak dipakai dan manfaat itu paling penting," pungkasnya.

Dengan dukungan sektor ekonomi kreatif, ekonomi syariah, dan sport tourism, Pemerintah Kota Solo optimistis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing daerah sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.(ks01)

Tags

Terkini