SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Personel Polresta Surakarta bersama Polsek Banjarsari bergerak cepat mengamankan dua pria yang diduga terlibat kasus tabrak lari di kawasan Jalan Selatan Pasar Burung Depok Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Sabtu (23/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
Kedua pria yang diamankan masing-masing berinisial IOK (56), warga Sukoharjo, serta PAP (32), warga Karanganyar. Keduanya sempat menjadi sasaran amukan warga usai mobil yang dikendarai mengalami kecelakaan tunggal setelah diduga melakukan tabrak lari.
Peristiwa tersebut bermula ketika seorang saksi yang merupakan petugas keamanan Pasar Burung Depok Manahan mendengar suara rem keras disusul benturan di sekitar lokasi kejadian.
Saat mendatangi sumber suara, saksi mendapati sebuah mobil Ford Everest warna putih bernomor polisi L 1629 DAG dalam kondisi ringsek setelah menabrak tiang telepon dan pohon di tepi jalan.
Tak lama kemudian, kendaraan tersebut dikerumuni warga yang menduga pengemudi sebelumnya terlibat aksi tabrak lari di wilayah lain Kota Solo.
Melihat situasi mulai memanas, saksi segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Personel piket Polsek Banjarsari bersama anggota Polresta Surakarta langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan mencegah aksi main hakim sendiri.
Pengaruh Minuman Keras
Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, mengatakan kedua pengemudi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surakarta guna mendapatkan penanganan medis.
“Diduga sebelumnya terjadi tabrak lari kemudian kendaraan dikejar hingga akhirnya menabrak tiang telepon dan pohon, lalu pengemudi diamankan dari amukan massa,” ujar Kompol Harno.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut diduga sebelumnya menabrak dua unit sepeda motor di kawasan Simpang Empat Gendengan sebelum melarikan diri ke arah timur menuju kawasan Pasar Depok Manahan.
Selain itu, pengemudi mobil juga diduga berada dalam pengaruh minuman keras saat mengemudikan kendaraan.
Sementara itu, mobil Ford Everest yang mengalami kerusakan cukup parah telah dievakuasi menggunakan mobil derek Unit Laka Satlantas Polresta Surakarta.
Kini kasus dugaan tabrak lari tersebut masih dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polresta Surakarta guna proses penyelidikan lebih lanjut. (KS01)