solo

Wali Kota Respati Ardi Canangkan Gerakan Jumat Bersepeda, Cek Infrastruktur Solo Tanpa Mobil Dinas

KS1
Jumat, 10 April 2026 | 14:30 WIB
Wali Kota Respati Ardi Canangkan Gerakan Jumat Bersepeda, Cek Infrastruktur Solo Tanpa Mobil Dinas. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, resmi memulai gerakan “Jumat Bersepeda” sebagai bagian dari upaya penghematan energi sekaligus mendorong gaya hidup sehat di kalangan aparatur dan masyarakat.

Kegiatan tersebut dimulai pada Jumat (10/4/2026) pagi dari Loji Gandrung sekitar pukul 07.20 WIB. Didampingi ajudannya, Respati menjalankan sejumlah agenda kerja tanpa menggunakan mobil dinas.

Mengayuh sepeda, Respati pertama-tama menuju kawasan Jalan Piere Tandean untuk meninjau pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung. Proyek tersebut menjadi perhatian karena direncanakan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah utara Kota Solo.

Usai melakukan pengecekan pembangunan jalan dan drainase, Respati melanjutkan agenda ke Kantor Inspektorat Surakarta di Karangasem, Kecamatan Laweyan.

Setelah itu, ia kembali ke Balai Kota Surakarta untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah dijadwalkan.

Seluruh rangkaian kegiatan dari pagi hingga siang hari tersebut dijalani dengan menggunakan sepeda, sebagai bentuk komitmen terhadap pengurangan konsumsi bahan bakar.

Respati menjelaskan bahwa gerakan “Jumat Bersepeda” sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam menghemat energi.

Ia pun mengimbau jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta untuk turut berpartisipasi, baik dengan bersepeda maupun menggunakan transportasi umum.

“Kami mengimbau seluruh jajaran untuk mengkampanyekan hemat energi. Kita mulai dengan Jumat Bersepeda. Tidak ada hukuman, ini murni ajakan,” ujar Respati.

Ia menegaskan gerakan ini tidak bersifat wajib, melainkan ajakan untuk membangun kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, jika budaya bersepeda tumbuh, dampaknya akan sangat positif bagi kota.

“Bayangkan jika Solo menjadi kota bersepeda, udara akan lebih bersih, kemacetan berkurang, dan tubuh kita juga lebih sehat,” jelasnya.

Respati juga memahami tidak semua masyarakat dapat langsung mengikuti gerakan ini. Ia mendorong masyarakat untuk mulai beradaptasi secara bertahap, termasuk dengan memanfaatkan transportasi publik sebagai alternatif.

“Kalau jarak terlalu jauh, bisa dikombinasikan dengan transportasi umum. Ini kebiasaan baru, tapi manfaatnya akan kita rasakan bersama,” tambahnya.

Melalui Jumat Bersepeda, Pemkot Surakarta berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghematan energi dan gaya hidup sehat semakin meningkat.

Selain itu, inisiatif ini juga diharapkan mampu mengurangi emisi kendaraan serta menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih dan nyaman. (KS01)

Tags

Terkini