solo

Pemkot Surakarta dan Polresta Siapkan Safe House 110, Respati: Perkuat Sistem Early Warning di Masyarakat

KS1
Rabu, 11 Maret 2026 | 20:09 WIB
Pemkot Surakarta dan Polresta Siapkan Safe House 110, Respati: Perkuat Sistem Early Warning di Masyarakat. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta bersama Polresta Surakarta tengah menyiapkan layanan Safe House 110 sebagai upaya memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan sistem early warning atau peringatan dini terhadap berbagai potensi tindak kekerasan maupun kejahatan di lingkungan warga.

Layanan Safe House 110 merupakan pengembangan dari Gerakan Warga Solo (GWS) yang sebelumnya telah berjalan dengan mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di berbagai wilayah Kota Solo.

Melalui program ini, pemerintah dan kepolisian akan menyediakan fasilitas perlindungan sementara bagi warga yang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), perundungan, maupun tindak pidana lainnya.

Sejumlah lokasi seperti masjid, gereja, tempat ibadah lainnya, serta rumah tokoh masyarakat yang bersedia akan difungsikan sebagai titik Safe House. Tempat-tempat tersebut nantinya menjadi lokasi aman sementara bagi korban sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

“Misal ada kekerasan dalam rumah tangga, korban bisa menyelamatkan diri kemudian menghubungi 110. Dan dari tuan rumah Safe House bisa berkomunikasi dengan pihak berwenang untuk bisa segera ditindaklanjuti. Jadi ini melibatkan early warning sistem yang ada di wilayah,” ujar Respati saat pemaparan layanan Safe House 110 bersama Polresta Surakarta, Rabu (11/3/2026).

Respati berharap layanan ini mampu menjaga kondusifitas dan keamanan lingkungan di setiap wilayah Kota Solo. Menurutnya, sistem keamanan berbasis masyarakat perlu diperkuat melalui sinergi tiga pilar keamanan, yakni Linmas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Ia juga meminta agar seluruh unsur tersebut terus aktif memantau kondisi wilayah dan tetap terhubung dengan masyarakat.

“Dan saya harap Linmas dan dari Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa bisa terus memonitor untuk tetap terkoneksi dengan warga. Serta saya mendorong agar Siskamling, Pagar Mangkok bisa dihidupkan kembali,” jelasnya.

Respati menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia juga mendorong agar budaya kepedulian antarwarga terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Sementara itu, Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menyampaikan layanan Safe House 110 juga bertujuan memperkuat sinergi antara warga dan kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

Dengan adanya Safe House, masyarakat diharapkan lebih mudah dan cepat melaporkan berbagai peristiwa tindak pidana agar dapat segera ditangani aparat.

“Dengan adanya Safe House ini, ketiga pilar ini Linmas, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas bisa dekat dan siap dengan warga. Dan saya berharap warga tidak sungkan melapor dan mengajak untuk terlibat aktif dalam pengamanan kampung,” pungkasnya.(ks01)

Tags

Terkini