solo

Wali Kota Respati Ardi: Imlek 2577 Solo Momentum Perkuat Persatuan dan Toleransi

KS1
Rabu, 4 Maret 2026 | 11:45 WIB
Wali Kota Respati Ardi: Imlek 2577 Solo Momentum Perkuat Persatuan dan Toleransi. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menghadiri puncak perayaan Imlek 2577 Kota Solo yang digelar di Pendhapi Gede Balai Kota Surakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Kegiatan tersebut diikuti Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kota Solo.

Perayaan Cap Go Meh tahun ini berlangsung meriah dengan pertunjukan seni yang memadukan budaya Tionghoa dan Jawa, mulai dari Barongsai, Sinden dan Gamelan, pentas duo Wening-Jepank, hingga Wayang Kulit bertajuk Bratasena Meguru.

Dalam sambutannya, Respati berharap perayaan Imlek 2577 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan warga Kota Surakarta. Ia menegaskan Solo sebagai kota budaya dan kreatif berkomitmen menjaga kerukunan antarumat beragama dan antaretnis.

“Tentunya sebagai kota yang dikenal sebagai pemerintahan budaya dan kreatif, Kota Surakarta terus berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan antara umat beragama dan antar etnis. Perayaan ini memang bagi umat Tionghoa, tetapi juga menjadi momen yang menggambarkan keberagaman harmonis,” ujarnya.

Tahun ini, perayaan Imlek beriringan dengan bulan Ramadan. Respati menilai situasi tersebut justru menjadi simbol harmonisasi dan toleransi di Kota Bengawan.

“Saya sangat berharap Kota Surakarta terus menjaga kerukunannya. Di tahun ini, Imlek bersamaan dengan bulan Ramadan namun dapat berjalan beriringan sehingga menjadi simbol harmonis Kota Surakarta,” jelasnya.

Solo Dapat Pengakuan Nasional

Respati juga mengapresiasi panitia Imlek Bersama Kota Solo yang telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan dengan baik. Berkat kerja keras tersebut, Kota Solo mendapat pengakuan nasional dan diundang dalam perayaan Imlek Nusantara di Jakarta.

Ia pun mendoakan agar Tahun Kuda dalam Imlek 2577 membawa berkah bagi masyarakat, termasuk peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.

“Semoga di tahun kuda ini menjadi berkah untuk kita semua, pertumbuhan ekonomi di Kota Surakarta semakin meningkat, dan warga diberikan kesejahteraan yang baik,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bersama Imlek 2577 Solo, Sumartono Hadinoto, menjelaskan puncak perayaan dikemas dengan konsep akulturasi budaya.

Acara dibuka dengan pertunjukan wayang kulit, kemudian dilanjutkan berbagai penampilan bernuansa Tionghoa.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga meluncurkan lagu terbaru khusus untuk perayaan Imlek Kota Solo.

“Imlek tahun ini kita sangat bersyukur bisa berbarengan dengan puasa sehingga banyak terjadi akulturasi. Kita berharap kebhinekaan Kota Solo terus terjaga dan toleransi semakin kuat,” ujarnya.

Perayaan Imlek 2577 Solo pun menjadi bukti nyata bahwa keberagaman budaya dan agama di Kota Surakarta dapat berjalan selaras, memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.(KS01)

Tags

Terkini