solo

Wali Kota Respati Ardi Sediakan Spot Berburu Takjil saat Ramadan, PKL Diarahkan ke Lokasi Komunal

KS1
Rabu, 4 Februari 2026 | 20:07 WIB
Wali Kota Respati Ardi Sediakan Spot Berburu Takjil saat Ramadan, PKL Diarahkan ke Lokasi Komunal. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyiapkan sejumlah spot khusus berburu takjil Ramadan bagi masyarakat sekaligus ruang berjualan yang tertib bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) dan UMKM.

Kebijakan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Satpol PP, serta para camat se-Kota Solo, Rabu (4/2/2026).

Dalam rakor tersebut, Respati menekankan pentingnya penataan aktivitas jual beli takjil agar tidak mengganggu ketertiban umum, lalu lintas, dan estetika kota. Ia menyebut, setiap Ramadan jumlah pedagang insidentil meningkat signifikan sehingga perlu pengaturan yang jelas dan terkoordinasi.

“Potensi pedagang saat Ramadan pasti naik. Karena itu, Pemkot Solo menyiapkan lokasi-lokasi khusus agar masyarakat bisa berburu takjil dengan nyaman, dan pedagang pun bisa berjualan tanpa mengganggu ketertiban,” ujar Respati.

Pemkot Solo akan memanfaatkan aset-aset pemerintah yang sudah tidak aktif di sore hari, seperti kantor kelurahan, kantor kecamatan, hingga pasar tertentu, sebagai lokasi komunal penjualan dan pembagian takjil.

Respati membuka kesempatan bagi PKL dan UMKM untuk memanfaatkan lokasi tersebut dengan cara berkoordinasi langsung melalui wilayah masing-masing.

“Silakan PKL dan UMKM menghubungi kelurahan atau kecamatan. Kami membuka peluang mengaktifkan kantor kelurahan, kecamatan, serta pasar yang sore hari tidak digunakan, untuk meramaikan Ramadan,” jelasnya.

Larangan Jualan di Jalan Protokol

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, Respati menegaskan agar pedagang tidak berjualan di jalan protokol. Konsep PKL Komunal akan diterapkan sebagai solusi agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu pengguna jalan lain.

“Kami imbau tidak berjualan di jalan protokol. Mari saling menghormati. Nanti akan ada sosialisasi dari Dinas Perdagangan bersama kelurahan dan kecamatan,” tegas Respati.

Selain itu, penataan ini juga bertujuan mencegah dampak negatif seperti lingkungan kumuh, parkir liar, dan penurunan keindahan kota selama Ramadan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Solo, Didik Anggono, menyampaikan bahwa titik-titik lokasi berjualan takjil Ramadan telah ditentukan di masing-masing wilayah, termasuk di kawasan Manahan, Pasar Klewer, serta kantor kelurahan dan kecamatan.

“Untuk pedagang yang berjualan di luar lokasi yang diizinkan, langkah awal kami adalah mengarahkan ke spot yang sudah ditentukan. Jika bersifat komunal dan jumlahnya besar, akan kami arahkan ke lokasi resmi,” ungkap Didik.

Selama Ramadan, Satpol PP bersama dinas terkait akan melakukan pengawasan rutin. Apabila pelanggaran terus berlanjut, penertiban akan dilakukan sesuai aturan.

“Kami mengajak semua pihak menjaga kondisi tetap kondusif. Aktivitas meningkat boleh, tapi hak pengguna jalan dan ketertiban umum juga harus dijaga,” pungkasnya.(ks01)

Tags

Terkini