SOLO, KLIKSOLO.COM – Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Solo dalam beberapa hari terakhir membuat masyarakat merasa gerah. Tak sedikit warga meluapkan keluhannya melalui media sosial, termasuk di akun resmi Polresta Surakarta. Salah satu komentar bernada candaan dari warga justru mendapat tanggapan serius dari pihak kepolisian.
“Pak Kapolres, Solo bagian cidro panase ora umum iki ndan (emoticon api) koyone neroko bocor sitik ndaan, tulung omahku disemprot watercanon ndaan... eling lho ndan watercanon dudu gas airmata,” tulis akun Instagram @wira.mavendraharjuna2021, Rabu (15/10/2025).
Menariknya, candaan itu direspons nyata oleh Polresta Surakarta. Dua unit mobil water cannon dikerahkan untuk menyemprotkan air di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, pusat aktivitas masyarakat di Solo.
Kedua mobil tersebut berasal dari Polresta Surakarta dan Brimob Yon C Pelopor. Aksi penyemprotan dilakukan pada siang hari dengan rute utama Jalan Slamet Riyadi. Langkah ini menjadi bentuk kedekatan antara aparat kepolisian dan warga, sekaligus cara kreatif merespons situasi panas ekstrem di kota tersebut.
“Iya, penyemprotan dilakukan siang tadi,” ujar Kasat Samapta Polresta Surakarta, Kompol Edi Sukamto, mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo.
Aksi simpatik itu disambut antusias oleh warga yang menyaksikan langsung. Banyak masyarakat yang merekam momen tersebut dan membagikannya kembali di media sosial. Selain membantu menurunkan suhu udara, kegiatan itu juga menjadi wujud nyata kepedulian Polresta Surakarta terhadap kenyamanan masyarakat di tengah cuaca ekstrem yang melanda Solo.
Langkah ini sekaligus menunjukkan sisi humanis kepolisian, bahwa respons cepat terhadap aspirasi masyarakat tak selalu harus serius dan kaku, namun juga bisa dilakukan dengan pendekatan ringan yang membawa manfaat nyata. (KS1)