solo

Dishub Surakarta Terapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir Besar Jelang Haul Habib Ali ke-114

KS1
Jumat, 3 Oktober 2025 | 11:30 WIB
Wali Kota Respati Ardi Pastikan Dukungan Penuh Pemkot Surakarta untuk Haul Solo ke-114. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta menyiapkan langkah besar menjelang Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi ke-114, yang diperkirakan akan menyedot ribuan jamaah dari berbagai daerah.

Salah satu langkah strategis adalah menutup ruas Jalan Kapten Mulyadi mulai Sabtu (11/10/2025) hingga Senin (13/10/2025) untuk memastikan kelancaran arus jamaah.

Penutupan ruas jalan akan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB dari Simpang Pasar Kliwon hingga Simpang Baturono.

Kepala Dishub Kota Surakarta, Taufiq Muhammad, menegaskan keputusan ini diambil demi keamanan pengguna jalan dan kenyamanan jemaah.

“Puncak kepadatan biasanya terjadi malam hingga dini hari karena kedatangan jamaah yang terus meningkat,” jelas Taufiq.

Untuk kendaraan dari arah utara, arus dialihkan melalui Simpang Loji Wetan – Jalan Mayor Kusmanto – Jalan Jenderal Sudirman – Bundaran Gladag, dengan sistem contraflow hingga Simpang Empat Nonongan.

Sementara kendaraan dari arah Kyai Mojo diarahkan melalui Jalan Sungai Serang – Jalan Kahar Muzakir – Brigjen Sudiarto. Sistem dua arah juga diterapkan di Jalan Kahar Muzakir untuk memudahkan pergerakan.

Kantong Parkir dan Sistem Drop Zone

Dishub menyiapkan berbagai kantong parkir besar untuk menampung ribuan bus dan kendaraan jamaah. Lokasi parkir mencakup Benteng Vastenburg sisi timur dan barat, Mako Brimob Mojo, eks Denbekang Gilingan, Terminal Tirtonadi, Jalan Juanda sisi utara, Joyokusuman, Fave Hotel Solobaru, Kolam Renang Pandawa Solobaru, serta Taman Makam Pahlawan Jurug.

Kendaraan pribadi diarahkan parkir di kawasan on street Alun-Alun Utara sisi timur. Bus jamaah hanya boleh menurunkan penumpang di drop zone sebelum diarahkan ke kantong parkir.

Dishub juga menetapkan tarif resmi parkir insidental bus sebesar Rp 25 ribu untuk menghindari praktik pungutan liar.

Ratusan personel Dishub disebar di berbagai titik, khususnya pada malam hari saat jamaah mulai berdatangan.

“Fokus utama kami adalah memastikan bus tidak parkir sembarangan dan jamaah tetap nyaman saat beribadah,” tambah Taufiq.

Haul ini menjadi tradisi keagamaan tahunan yang memadati Solo, khususnya kawasan Pasar Kliwon, tempat makam Habib Ali.

Ulama besar ini dikenal sebagai penyusun kitab Simtudduror, yang dibaca di berbagai majelis maulid di Indonesia.

Dishub bersama kepolisian dan Satpol PP selalu melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan setiap tahun.

Dengan persiapan matang ini, Dishub Surakarta  berharap Haul Habib Ali ke-114 berjalan lancar, khidmat, dan jamaah merasa nyaman.(ks01)

Tags

Terkini