solo

Drama Pacaran Berakhir di Kantor Polisi, Sepasang Kekasih Diamankan Tim Sparta Surakarta

KS1
Minggu, 28 September 2025 | 15:00 WIB
Drama Pacaran Berakhir di Kantor Polisi, Sepasang Kekasih Diamankan Tim Sparta Surakarta. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Aksi kekerasan dalam hubungan asmara terjadi di Jalan Adi Sucipto, Surakarta, tepatnya di depan Rumah Makan Padang Simpang Raya, Sabtu 27 September 2025, malam.

Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga melalui Call Center.

Kasat Samapta Polresta Surakarta, Kompol Edi Sukamto, SH, MH, menjelaskan kejadian bermula ketika timnya sedang patroli rutin wilayah. Saat itu, mereka mendapatkan informasi adanya dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan oleh kekasihnya.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi. Sesampainya di sana, benar terjadi penganiayaan dengan pemukulan menggunakan helm. Beruntung, kejadian itu sempat dilerai petugas parkir dan warga sekitar sehingga korban maupun pelaku berhasil diamankan,” terang Kompol Edi, Minggu 28 September 2025.

Dari hasil interogasi awal, diketahui korban berinisial KJM (18) dan pelaku FZAF (20) merupakan sepasang kekasih asal Bengkulu. Perselisihan bermula saat keduanya berkencan di area Balaikota Surakarta.

Korban menegur pelaku yang dinilai terlalu sering bermain ponsel. Teguran itu membuat pelaku tersinggung hingga menampar korban di bagian wajah. Korban sempat merasa pusing akibat tamparan tersebut dan kemudian diamankan sementara di Pos Satpol PP Balaikota.

Meski sempat ditawari perawatan medis, korban menolak dan memilih pergi bersama pelaku. Namun dalam perjalanan berboncengan motor, pertengkaran kembali terjadi.

Tepat di depan RM Padang Simpang Raya, pelaku menghentikan motornya dan meminta korban turun. Karena menolak, pelaku memukul kepala korban menggunakan helm hingga korban jatuh ke jalan.

“Korban mengalami memar di pipi kiri akibat tamparan dan memar di kepala akibat pukulan helm,” jelas Kompol Edi.

Dalam kejadian ini, Tim Sparta mengamankan barang bukti berupa satu buah helm yang pecah. Baik korban maupun pelaku kemudian dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk diserahkan kepada Satreskrim guna proses hukum lebih lanjut.

“Kasus ini kami serahkan ke penyidik Reskrim untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera menghubungi Call Center Tim Sparta bila menemukan tindak kekerasan atau gangguan kamtibmas,” pungkas Kompol Edi.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengendalian emosi dan penyelesaian konflik secara dewasa, terutama dalam hubungan pribadi, agar tidak berujung pada tindak kekerasan maupun proses hukum.(ks01)

Tags

Terkini