solo

Perempuan Loncat dari Jurug, Tinggalkan Surat dan Motor: Aku Capek...

KS1
Selasa, 1 Juli 2025 | 14:17 WIB
Perempuan Loncat dari Jurug, Tinggalkan Surat dan Motor: Aku Capek...(KlikSoloNews/dok ilustrasi)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Jembatan Jurug, Solo, Selasa 1 Juli 2025, sekitar pukul 12.00 WIB.

Seorang perempuan muda diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan ke Sungai Bengawan Solo. Hingga sore hari, keberadaan korban masih belum diketahui dan diduga hanyut terbawa derasnya arus sungai.

Kejadian tersebut disaksikan langsung seorang pengemudi ojek online bernama Hariadi. Saat itu, ia tengah mengantar penumpang dari Palur menuju RS PKU Muhammadiyah Solo.

Ketika melintas di jembatan, pandangannya tertuju pada sosok perempuan yang berdiri di atas besi pembatas jembatan.

“Saya lihat dia berdiri di atas besi. Saya teriak menyuruhnya turun, tapi sebelum sempat saya dekati, dia sudah terjun ke bawah,” ujarnya.

Spontan, Hariadi menghentikan kendaraannya dan bersama penumpangnya mencoba mencari keberadaan korban di bawah jembatan. Namun, tubuh perempuan tersebut tak tampak di permukaan air yang mengalir deras.

“Setelah saya tengok ke bawah, sudah enggak kelihatan. Air sungai deras sekali,” kata dia.

Di lokasi kejadian, ditemukan sepeda motor Honda Beat warna merah putih dengan pelat nomor AA 3757 CY, terparkir di tepi jembatan. Tak jauh dari motor itu juga ditemukan sebuah tas hitam berisi ponsel, kartu identitas, dan sebuah buku catatan kecil.

Petugas menemukan pesan tulisan tangan dalam buku catatan tersebut, yang diduga merupakan surat terakhir dari korban.

Dalam isi pesannya, perempuan itu menyampaikan kelelahan secara mental dan menegaskan bahwa keputusannya bukan disebabkan oleh keluarga maupun lingkungan kampus.

“Aku pergi ya, jangan salahkan keluarga atau tempat instansi aku kuliah. Aku hanya bermasalah dengan diriku sendiri. Terkadang, aku bukan diriku. Aku capek. Maaf untuk Bapak Dr. Sumardiyono, S.Km karena telah menghianati dan berjanji untuk bertahan. Tak masalah semua orang bilang yang lain bipolar juga bisa, aku ngak... Aku capek, Bu. Maaf aku tak sekuat ibu.”

Proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, BPBD, dan relawan. Mereka menyisir aliran Bengawan Solo dari bawah Jembatan Jurug menuju hilir. Sementara itu, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Polisi belum merilis identitas lengkap korban, namun petunjuk dari identitas dan pesan dalam tas tengah ditelusuri untuk mengonfirmasi motif dan latar belakang kejadian ini.(ks01)

Tags

Terkini