solo

Debat Kedua Pilkada Solo 2024: KPU Perketat Keamanan untuk Hindari Penyalaan Flare dan Kericuhan Antarpendukung

KS1
Senin, 11 November 2024 | 23:09 WIB
Penyalaan flare pada debat pertama Pilkada Solo di Hotel Sunan Solo. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta memastikan akan memperketat keamanan dan tata tertib dalam debat kedua Pilkada Solo untuk menghindari pernyalaan flare dan kericuhan antarpendukung.

Ketua KPU Surakarta, Yustinus Arya Arteheswara mengatakan, insiden pembakaran flare oleh salah satu kelompok pendukung di lobi Hotel The Sunan Solo pada debat pertama menjadi bahan evaluasi.

Meskipun terjadi di luar ruangan debat dan di luar pengawasan langsung KPU, insiden tersebut menjadi catatan penting untuk debat kedua.

"Kami hanya melihat cuplikan videonya. Meski terjadi di luar, tetap perlu ada evaluasi terkait insiden itu," ungkap Arya kepada wartawan, Senin 11 November 2024.

Dalam upaya menjaga keamanan dan kondusivitas, KPU berencana untuk memperketat aturan tata tertib bagi pendukung kedua paslon. Tak hanya aturan di dalam venue, larangan juga akan diterapkan untuk pendukung yang berada di luar.

"Kami akan merumuskan tata tertib yang melarang membawa senjata api, senjata tajam, hingga flare untuk menjaga ketertiban acara, baik sebelum, selama, maupun setelah debat," jelas Arya.

KPU Surakarta ijadwalkan menggelar debat terbuka putaran kedua Pilwalkot Solo 2024 pada Senin, 18 November mendatang.

Debat ini akan menjadi panggung terakhir bagi kedua pasangan calon (paslon) sebelum warga Kota Solo menentukan pilihan mereka di bilik suara. Arya menyatakan persiapan untuk debat ini sedang berlangsung.

"Kami rencanakan hari Senin pekan depan. Minggu ini kami masih fokus pada pelantikan dan pembekalan KPPS yang baru saja terbentuk," kata Arya.

Arya mengungkapkan  lokasi debat belum final. Ball Room Hotel Swiss Bell In Saripetojo dipertimbangkan sebagai pilihan utama, namun lokasi alternatif seperti Hall Diamond, Hotel Alila, dan Convention Hall Terminal Tirtonadi juga sedang dibahas.

"Masih perlu diplenokan. Apalagi, komisioner kami masih memiliki agenda lain sesuai dengan divisinya masing-masing," tambahnya.

Dengan pelaksanaan debat terakhir ini, KPU Surakarta berharap dapat memberikan ruang bagi kedua Paslon untuk menyampaikan visi dan misi mereka secara maksimal dan menjaga keamanan demi kenyamanan masyarakat yang akan memilih. (KS01)

Tags

Terkini