solo

Gibran Marah Besar, Ada Guru Taekwondo Lakukan Pelecehan 3 Muridnya di Solo

Sabtu, 25 Maret 2023 | 11:27 WIB
HOAKS atau FAKTA! Ada Dua Akun Instagram Mengatasnamakan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming. (KlikSoloNews)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM -- Gibran marah besar, ada guru taekwondo lakukan pelecehan 3 muridnya di Kota Solo.

Kasus guru taekwondo Donny Susanto lakukan pelecehan seksual kepada 3 muridnya yang masih anak-anak di bawah umur, Gibran menegaskan bagi korban lainnya untuk dipersilakan lapor dan korban akan dilindungi.

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka turut bersuara terkait adanya kasus Donny Susanto, guru taekwondo yang merupakan pelaku tunggal pelecehan anak di bawah umur.

Gibran secara tegas meminta korban pelecehan dari Donny Susanto lainnya berani melapor. Putra sulung Presiden Jokowi tersebut memastikan korban akan mendapatkan perlindungan dan pendampingan penuh hingga secara psikologis.

"Kasusnya terus ditindaklanjuti Polres Solo. Akan kami kawal, silakan lapor. Korban akan dilindungi, ini tanggung jawab penuh saya," tegas Gibran, Jumat 24 Maret 2023, dilansir SOCLyfe.com.

Gibran juga memastikan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) telah turun tangan melakukan pendampingan pada para korban.

Tidak hanya pada para korban, pendampingan juga akan dilakukan pada orang tua dan guru atau instruktur taekwondo lainnya.

Gibran meminta masyarakat untuk menjadikan kasus ini sebagai pengalaman untuk memilih tempat latihan taekwondo bagi anak-anaknya.

"Ortu kami dampingi, guru-guru (instruktur) kami dampingi. Ini pelajaran bagi kita, pokoknya ortu hati-hati, selektif memilih tempat latihan," imbuhnya.

Gibran mengaku mengenal pelaku pelecehan anak di bawah umur, Donny Susanto dan terkejut atas perilaku menyimpang yang telah dilakukan.

"Nggak menyangka, orangnya kelihatan biasa. Nggak ada (kecurigaan) sama sekali, koyo wong biasa (seperti biasa). Ya kaget," tuturnya.

Diberitakan, seorang instruktur atau guru taekwondo ternama di Kota Solo diamankan polisi setelah diduga melakukan pelecehan terhadap sejumlah muridnya.

Guru taekwondo Donny Susanto tersebut diketahui merupakan Ketua Pengkot Taekwondo Solo dan telah demisioner pada Desember 2022.

Kasusnya pelecehan anak di bawah umur Donny Susanto tersebut bermula saat ayah dari salah satu korban mendatangi Widhi Wicaksono selaku kuasa hukum korban.

“Ayah korban mendatangi kantor kami pekan lalu. Bercerita bahwa anaknya menjadi korban pelecehan seksual pelaku DS ini," kata Koordinator kuasa hukum korban, Widhi Wicaksono kepada wartawan. (KS01)

Tags

Terkini