solo

Laka Lantas di Sekip: RX King vs Agya, 1 Tewas

KS1
Minggu, 26 Juli 2020 | 09:14 WIB
BANJARSARI (KLIKSOLONEWS.COM) – Seorang pengendara motor RX King tewas setelah motornya menghantam mobil Toyota Agya di kawasan Sekip, Kelurahan/Kecamatan Banjarsari Minggu (26/7/2020) dini hari WIB.

Kasat Lantas Polresta Surakarta, Kompol Afrian Satya Permadi membenarkan kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut. Kasat Lantas menguraikan kronologis kejadian bermula saat mobil dengan nopol AD-8955-BS dikemudikan oleh S, berusia 57 tahun, warga Banjarsari berjalan dari arah selatan ke utara.

Di lokasi kejadian, S hendak mendahului truk yang ada di depannya. Tak disangka, dari arah beralawan muncul kendaraan RX king yang dikendarai B,29 tahun, warga Ngemplak, Boyolali.

Afrian menjelaskan, diduga kecelakaan itu kesalahan dari pengendara motor RX King yang tak menyalakan lampu motor. Sehingga pengemudi mobil tidak sadar ketika menyeberang ada motor dari arah beralawanan.

“Ini sangat kita sesalkan, karena masih ada pengendara yang tidak sadar pentingnya kelengkapan berkendara.” Tegas Afrian.

Dia menambahkan, dalam razia selalu diingatkan, kalau berkendara pakai helm, motor harus lengkap, termasuk fungsi dari sepeda motor.

“Lampu ini kan mata kita dalam berkendara juga sebagai penanda bagi kendaraan lain,” tegas Afrian.

Akibat kejadian tersebut, bagian depan mobil ringsek dan sepeda motor remuk di bagian depan. Dari keterangan saksi hal ini diakibatkan karena benturan yang kencang. Bahkan sepeda motor berikut pengendaranya sempat terpelanting ke arah bahu jalan sejauh puluhan meter.

Mobil Toyota Agya (Kliksolonews/dok)

Selain tidak menyalakan lampu, Afrian mengatakan korban tewas juga tidak membawa surat berkendara serta identitas diri. Sehingga petugas sempat kusulitan mencari keluarga korban.

Setelah meminta bantuan Polsek dan lintas Satwil, akhirnya indentitas korban berhasil diketahui.

“Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, karena luka dalam yang diderita cukup parah,” ucap Afrian.

Afrian menjelaskan, dalam bulan Juli ini, sudah ada dua kecelakaan di titik tersebut yang berujung maut. Penyebabnya sama karena pengendara yang akan menyalip tidak memperhatikan ruas jalan dari arah berlawan.

Untuk itu nantinya akan bersama jajaran penanggung jawab keselamatan berkendara lainnya untuk melakukan kajian di ruas antarkota ini.

-
Lokasi kejadian kecelakaan.(Kliksolonews/dok)

“Untuk kondisi jalan seperti apa, apakah masih layak atau tidak. Kemudian penerangan jalan, terus marka dan rambu dilokasi seperti apa kondisinya akan kita kaji, supaya tidak ada lagi kecelakaan fatal terjadi,” katanya.

Apakah termasuk zona blackspot kecelakaan di kawasan Sekip tersebut? Afrian mengatakan hingga saat ini belum. Sebab penetapan suatu kawasan menjadi zona blackspot laka ada penilaian tersendiri.

“Kalau di situ belum ya (Sekip-red), mudah mudahan tidak terjadi. Untuk itu akan kita lakukan pencegahan jangan sampai di kawasan tersebut kembali tejadi laka lantas,” pungkas Afrian. (KS01-01)

Tags

Terkini