SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta berhasil mengamankan 15 oknum suporter Persis Solo yang kedapatan membawa serta mengonsumsi minuman keras (miras) di sekitar Stadion Manahan Solo, saat berlangsungnya pertandingan Derby Mataram antara Persis Solo vs PSIM Yogyakarta, Sabtu (8/11/2025).
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, didampingi Wakapolresta AKBP Sigit, memimpin langsung pengamanan laga bergengsi tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama pertandingan yang dikenal memiliki tensi tinggi antar-suporter.
Kabagops Polresta Surakarta Kompol Engkos Sarkosi, menjelaskan hasil operasi pengamanan menemukan sejumlah suporter yang membawa berbagai jenis minuman keras di sekitar stadion.
Petugas mengamankan 15 pelaku beserta 19 botol miras dari berbagai jenis dan ukuran, serta dua unit kendaraan, yaitu Toyota Innova Reborn dan Daihatsu Grandmax yang digunakan para pelaku.
“Seluruh pelaku dan barang bukti telah kami amankan ke Mapolresta Surakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami tegaskan, Polresta Surakarta tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran hukum, terlebih yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban saat pertandingan berlangsung,” tegas Kompol Engkos.
Dari hasil pemeriksaan, barang bukti yang diamankan antara lain:Satu botol air mineral ukuran 1600 ml berisi setengah cairan ciu, Dua botol air mineral ukuran 1500 ml berisi setengah cairan ciu, satu botol air mineral ukuran 600 ml berisi sisa ciu, satu botol minuman jenis ciu ukuran 1500 ml, Tiga belas botol air mineral ukuran 600 ml berisi arak Bali, Satu botol merek Atlas ukuran 620 ml serta Dua unit mobil jenis Toyota Innova Reborn dan Daihatsu Grandmax
Sementara itu, 15 pelaku yang diamankan diketahui berinisial WK (28) warga Klaten, AF (27) warga Kartasura, I (26) warga Cempogo, ZAG (24) warga Kartasura, RF (21) warga Grogol, EWS (31) warga Mojolaban, MI (24) warga Karanganyar, ASS (25) warga Mojogedang, HS (28) warga Jaten, MYE (25) warga Bendosari, WRK (26) warga Nguter, RFN (28) warga Wonogiri, WAW (25) warga Bendosari, MF (28) warga Kartasura, dan SD (24) warga Laweyan.
Pihak Polresta Surakarta mengimbau seluruh suporter untuk menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi sportivitas selama mendukung tim kebanggaan masing-masing.
Kepolisian menekankan pentingnya menciptakan atmosfer pertandingan yang aman, nyaman, dan menghibur.
“Kami berharap semua pihak bisa menjadi suporter yang dewasa dan bertanggung jawab, agar sepak bola Indonesia benar-benar menjadi ajang persaudaraan, bukan permusuhan,” pungkas Kompol Engkos. (KS01)