Jumat, 12 Juni 2026

Dorong UMKM Go Internasional, Pemkot Surakarta Andalkan Local Currency Transaction

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 08:00 WIB
Dorong UMKM Go Internasional, Pemkot Surakarta Andalkan Local Currency Transaction. (KlikSoloNews/dok)
Dorong UMKM Go Internasional, Pemkot Surakarta Andalkan Local Currency Transaction. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menegaskan pentingnya penerapan Local Currency Transaction (LCT) sebagai strategi memperkuat ekonomi nasional sekaligus mendorong kemandirian ekonomi daerah.

Hal ini ia sampaikan dalam Forum Sosialisasi LCT yang digelar di Ballroom Bank Indonesia Surakarta, Kamis 21 Agustus 2025.

Acara ini turut dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah Rahmat Dwisaputra, Kepala Departemen Internasional BI Yoga Affandi, Kepala Perwakilan BI Surakarta Dwiyanto Cahyo Sumirat, serta perwakilan dari OPD, perbankan, akademisi, lembaga, dan pelaku usaha.

Menurut Astrid, LCT memiliki peran strategis untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang asing, menekan risiko fluktuasi nilai tukar, sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi perdagangan internasional.

“LCT bukan hanya persoalan teknis, tapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi lokal yang lebih tangguh,” ujar Astrid.

Dalam kesempatan tersebut, Astrid memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia Surakarta atas dukungan nyata terhadap pengembangan ekonomi daerah.

Selama ini, kerja sama keduanya berhasil mendorong UMKM melalui pelatihan, pameran, serta penguatan digitalisasi transaksi lewat QRIS.

Selain itu, sinergi dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Surakarta.

Pemerintah Kota Surakarta pun mengandalkan UMKM Center sebagai pusat pemberdayaan usaha kecil. Astrid berharap, ke depan program LCT dapat diintegrasikan ke dalam layanan UMKM Center agar pelaku usaha lokal dapat melakukan transaksi lintas negara dengan cara yang lebih efisien dan aman.

“Dengan LCT, UMKM Surakarta punya peluang lebih besar untuk menembus pasar global, menarik investasi berkualitas, sekaligus memperkuat integrasi ekonomi lokal dengan perdagangan internasional,” tambah Astrid.

Pemerintah Kota Surakarta memastikan akan terus bersinergi dengan Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal di tengah dinamika global. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X