Jumat, 12 Juni 2026

Operasi Aman Candi: Malak Rp10 Ribu per Bus, Timer Bodong di Gemblegan Terjaring Razia

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 13 Mei 2025 | 14:45 WIB
Operasi Aman Candi: Malak Rp10 Ribu per Bus, Timer Bodong di Gemblegan Terjaring Razia. (KlikSoloNews/dok Polresta Surakarta)
Operasi Aman Candi: Malak Rp10 Ribu per Bus, Timer Bodong di Gemblegan Terjaring Razia. (KlikSoloNews/dok Polresta Surakarta)

SERENGAN, KLIKSOLONEWS.COM - Piket Reskrim Polsek Serengan berhasil mengamankan seorang pria berinisial W alias Cuhuk (60), warga Grogol, Kabupaten Sukoharjo, dalam operasi penertiban premanisme dalam rangka Operasi Aman Candi 2025, Senin 12 Mei 2025.

Cuhuk diamankan jajaran Satreskrim Polsek Serengan setelah kedapatan malak Rp10 ribu per bus. Cuhuk diketahui merupakan timer bus bodong alias ilegal.

"W alias Cuhuk diamankan saat sedang berperan sebagai timer atau pengatur jadwal bus di perempatan Gemblegan. Dalam aktivitasnya, ia meminta uang sebesar Rp10.000 dari setiap bus Gunung Mulia yang melintas di lokasi tersebut," kata Kapolsek Serengan Kompol Widodo.

Namun, saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas, yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan identitas resmi sebagai karyawan PO Bus Gunung Mulia, serta tidak mengenakan seragam yang menunjukkan afiliasinya dengan perusahaan otobus tersebut.

Kapolsek menambahkan selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolsek Serengan untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Kapolsek Serengan menegaskan bahwa operasi premanisme akan terus dilakukan secara berkala demi menciptakan rasa aman dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Serengan.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X