Pada pertengahan babak kedua, Matheus Cunha dan Luis Henrique juga diturunkan untuk menambah daya serang Brasil. Sementara Maroko merespons dengan memasukkan Chemsdine Tabli dan Samir El Mourabet.
Meski kedua tim saling menekan, peluang bersih relatif minim tercipta. Kesempatan terbaik Brasil hadir pada menit ke-78 ketika Vinicius kembali menembus pertahanan lawan dan memberikan umpan matang kepada Raphinha. Sayangnya, penyelesaian akhir sang winger masih mampu diamankan Bono.
Di sisi lain, Maroko juga sempat mengancam pada masa injury time melalui tendangan jarak jauh Neil El Aynaoui. Namun Alisson tampil sigap untuk mengamankan gawang Brasil.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.
Meskipun Brasil gagal meraih kemenangan, penampilan Vinicius Junior tetap menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Selain mencetak gol penyeimbang, ia juga menjadi motor serangan yang paling berbahaya sepanjang laga.
Berkat kontribusinya tersebut, Vinicius dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (Player of the Match) pada pertandingan Brasil vs Maroko.
Baca Juga: Hasil Piala AFF U19 2026: Susah Payah! Indonesia Kalahkan Kamboja dan Rebut Posisi Ketiga
Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup C Piala Dunia 2026 semakin terbuka. Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi satu poin dan masih memiliki peluang besar untuk melaju ke babak berikutnya.(*)