KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Mantan kiper Persiku Kudus, Nuri Agus, dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah meninggalkan rumahnya di Kabupaten Karanganyar tanpa membawa telepon genggam (HP).
Hingga kini, keberadaan pemain berusia 23 tahun itu masih belum diketahui.
Kakak Nuri, Barep Wahyudi, mengatakan adiknya terakhir kali terlihat meninggalkan rumah di kawasan Jungke, Karanganyar, pada Senin (8/6/2026) pagi tanpa pamit dan hanya membawa sejumlah pakaian.
Barep menjelaskan, sebelum dinyatakan hilang, Nuri sempat mengalami kecelakaan lalu lintas setelah kembali ke Karanganyar usai kontraknya bersama Persiku Kudus berakhir pada Februari 2026.
Baca Juga: Demo BEM Solo Raya di Solo, Kritisi Program MBG hingga Kenaikan Harga BBM
“Dia bonceng temannya cari makan, lalu ditabrak motor dari arah berlawanan. Untung ada CCTV dan pelaku mengakui kesalahan karena mengantuk,” ujar Barep.
Akibat kecelakaan tersebut, Nuri mengalami patah pada salah satu jari kaki kiri dan harus menjalani masa pemulihan selama 4–5 bulan. Selain itu, keluarga menyebut Nuri juga sempat mengalami benturan kepala saat masih aktif bermain di Liga 2.
Menurut keluarga, kondisi tersebut membuat Nuri mengalami tekanan mental. Ia disebut sempat merasa terbebani dengan kondisi cedera yang dialami, terlebih saat ini tidak memiliki klub dan tidak bisa bermain di kompetisi sepak bola.
“Setelah operasi, dia seperti drop. Harusnya ini jadi masa pemulihan, tapi mungkin dia terlalu memikirkan masa depannya,” kata Barep.
Meninggalkan Rumah Tanpa Jejak
Pada hari kepergiannya, Nuri diketahui pergi tanpa membawa HP dan hanya membawa pakaian secukupnya. Keluarga baru menyadari kepergiannya setelah mendapatkan laporan dari teman Nuri.
Baca Juga: Suzuki Katana Terperosok di Segorogunung Karanganyar, Satu Penumpang Tewas, Dua Luka-luka
Pencarian kemudian dilakukan dengan melacak perjalanan ojek online yang sempat digunakan Nuri. Dari hasil penelusuran, ia diketahui sempat berada di kawasan sekitar RS Kasih Ibu, Purwosari, Solo.
Upaya pencarian berlanjut hingga ke luar daerah. Keluarga menemukan jejak keberadaan Nuri yang sempat menuju Temanggung menggunakan jasa travel, sebelum kembali bergerak ke wilayah Magelang.