SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Penyelenggaraan Riuh Fest 3x3 2026 resmi ditutup di Solo Paragon Mall pada Minggu (3/5/2026). Event basket yang memadukan olahraga dan hiburan ini mendapat apresiasi luas, termasuk dari Wali Kota Solo, Respati Ardi.
Respati menilai konsep sportainment yang dihadirkan dalam ajang ini menjadi fenomena baru yang mampu menggabungkan kompetisi, hiburan, sekaligus mendorong sektor pariwisata olahraga di Kota Solo.
“Ini fenomena baru, sportainment di dalam mal. Saya senang sekali, pertama membangun jiwa kompetitif anak muda, kedua sport tourism di Solo juga berjalan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah seperti Salatiga dan Semarang. Menurutnya, hal ini menunjukkan potensi besar event olahraga sebagai penggerak ekonomi kreatif.
Respati berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin, bahkan dikembangkan ke ruang-ruang terbuka seperti jalanan kota.
“Ke depan bisa berkala, bahkan tadi ada ide 3x3 di jalan. Ini bisa menggerakkan pelaku ekonomi kreatif dan memberi dampak luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Creative Director Riuh Fest 3x3, Abi Rama Setiadi, berharap event ini dapat kembali digelar dengan konsep yang lebih besar dan meriah.
“Kami ingin ke depan lebih ‘riuh’ dan ‘gayeng’, menggabungkan basket dengan festival. Bahkan ada rencana menghadirkan guest star nasional,” jelasnya.
Ia juga membuka peluang ekspansi event ke kota lain di Jawa Tengah, bahkan menyebut Yogyakarta sebagai salah satu lokasi berikutnya yang tengah dipersiapkan.
“Rencana ada di Jogja, kemungkinan sekitar September. Kami ingin memperluas jangkauan event ini,” katanya.
Abi menambahkan, penyelenggaraan turnamen 3x3 ini telah mendapat dukungan penuh dari PERBASI Jawa Tengah dan Surakarta, sehingga berjalan sesuai regulasi resmi.
Dari sisi pengelola mal, Head of Marcomm Solo Paragon Mall, Veronica Lahji, mengaku antusias dengan kolaborasi olahraga dan hiburan tersebut.
“Event kali ini sangat terkonsep dengan baik, dari lapangan hingga konsep sportainment. Dampaknya juga terasa, jumlah pengunjung meningkat signifikan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihak mal terbuka untuk berbagai event olahraga lainnya ke depan, seperti badminton, setelah sebelumnya sukses menggelar padel dan tenis meja.