Jumat, 12 Juni 2026

Kontingen Indonesia Matangkan Persiapan ASEAN Para Games 2025, Dari Transportasi hingga Asupan Gizi Atlet

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 13 Januari 2026 | 10:10 WIB
Menpora RI Eric Thohir dan Wamenpora RI Taufik Hidayat melakukan sesi foto bersama atlet dalam rangkaian upacara Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games Thailand 2025 di Pendhapi Balaikota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (10/01/2026). Sebanyak 290 atlet resmi dikukuhkan dan dilepas oleh Menpora RI untuk mengikuti ASEAN Para Games Thailand yang akan berlangsung 20-26 Januari 2026. (Kliksolonews/dok NPC INDONESIA/Agung Wahyudi)
Menpora RI Eric Thohir dan Wamenpora RI Taufik Hidayat melakukan sesi foto bersama atlet dalam rangkaian upacara Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games Thailand 2025 di Pendhapi Balaikota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (10/01/2026). Sebanyak 290 atlet resmi dikukuhkan dan dilepas oleh Menpora RI untuk mengikuti ASEAN Para Games Thailand yang akan berlangsung 20-26 Januari 2026. (Kliksolonews/dok NPC INDONESIA/Agung Wahyudi)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Kontingen Indonesia memastikan seluruh kebutuhan atlet telah dipersiapkan secara menyeluruh menjelang keikutsertaan di ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand. Persiapan matang ini dilakukan agar para atlet bisa tampil maksimal dan fokus sepenuhnya dalam setiap pertandingan.


Deputi Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Teguh Subroto, menegaskan bahwa kesiapan atlet tidak hanya diukur dari aspek latihan dan teknik, tetapi juga dari dukungan non-teknis yang menunjang performa di arena. Selama pemusatan latihan nasional (Pelatnas), tim manajemen secara rutin melakukan evaluasi ke masing-masing cabang olahraga.


“Sejak Pelatnas berjalan, kami terus memantau dan memastikan semua kebutuhan atlet benar-benar terpenuhi. Ini penting agar atlet tidak terbebani oleh hal-hal di luar pertandingan,” kata Teguh.


Salah satu aspek krusial yang menjadi perhatian utama adalah transportasi. Kontingen Indonesia telah menyiapkan skema mobilisasi atlet secara detail, mulai dari penginapan hingga ke venue pertandingan. Dengan sistem transportasi yang tertata, atlet diharapkan dapat menghemat energi dan waktu.


Tak hanya soal mobilitas, konsumsi dan menu makanan atlet juga menjadi perhatian serius. Asupan gizi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atlet dan cabang olahraga, sehingga kondisi fisik tetap terjaga selama bertanding.


“Transportasi sudah kami siapkan dengan baik, termasuk jadwal dan armadanya. Begitu juga makanan, semuanya sudah kami perhatikan secara detail agar sesuai kebutuhan atlet,” ujar Teguh.


Ia menambahkan, bahkan kebutuhan-kebutuhan kecil yang kerap luput dari perhatian juga telah diantisipasi sejak keberangkatan dari Indonesia. Hal ini dilakukan agar atlet tidak mengalami gangguan konsentrasi saat berada di arena pertandingan.


“Kami membawa berbagai kebutuhan dari sini. Tujuannya agar atlet bisa benar-benar fokus bertanding dan memenuhi target yang telah ditetapkan,” imbuhnya.


Menurut Teguh, komitmen dalam memenuhi seluruh kebutuhan atlet merupakan hasil pembelajaran dari pengalaman panjang mendampingi kontingen Indonesia di berbagai ajang internasional sejak 2017. Dari pengalaman tersebut, pihaknya memahami bahwa detail kecil sering kali berpengaruh besar terhadap performa atlet.


“Kami selalu menanyakan langsung apa yang dibutuhkan atlet sebelum bertanding. Kalau tidak dipenuhi, konsentrasi mereka bisa terganggu. Ini pelajaran berharga yang kami pegang sejak beberapa tahun terakhir,” jelasnya.


Selain kesiapan teknis dan logistik, Kontingen Indonesia juga menyiapkan penampilan khusus pada Opening Ceremony ASEAN Para Games 2025. Teguh mengungkapkan bahwa saat parade defile, Indonesia akan menghadirkan nuansa kebudayaan yang mencerminkan kuatnya persatuan bangsa.


“Pada upacara pembukaan nanti, kami ingin menampilkan sesuatu yang spesial. Harapannya, negara-negara lain bisa melihat kekayaan budaya Indonesia yang sarat dengan nilai persatuan,” ungkap Teguh.


Dukungan penuh juga datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir. Ia memastikan akan hadir langsung di Thailand bersama Wakil Menpora Taufik Hidayat untuk mendampingi perjuangan atlet Indonesia.


“Saya dan Pak Wamen akan hadir langsung, meski harus bergantian. Insya Allah kita bisa menyaksikan pengibaran Merah Putih di Thailand berkat perjuangan para atlet,” ujar Erick.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X