Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikannya di media sosial.
Teknologi deepfake semakin canggih dan dapat digunakan untuk memanipulasi video tokoh publik sehingga terlihat seolah-olah mengucapkan hal yang tidak pernah disampaikan.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa sumber informasi dari media resmi dan lembaga terpercaya sebelum mempercayai maupun menyebarkan konten yang belum terverifikasi.
Baca Juga: CEK FAKTA: Viral Klaim Cium Kucing Bisa Infeksi Otak, Ini Fakta Sebenarnya Soal Toksoplasmosis
Dengan meningkatnya literasi digital, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang melibatkan tokoh publik dan kebijakan negara.(*)