JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Sebuah video yang mengeklaim Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh siswa di Indonesia untuk wajib belajar memainkan gim Dota viral di media sosial pada Juni 2026.
Berikut cek fakta video Presiden Prabowo instruksikan siswa belajar Dota di sekolah.
Sebuah rekaman beredar luas melalui media sosial platform Facebook, TikTok, dan X, dan memicu beragam reaksi warganet.
Dalam potongan video yang beredar, Prabowo tampak sedang berpidato dan seolah-olah menyampaikan pernyataan bahwa seluruh jenjang pendidikan di Indonesia harus mempelajari permainan Dota sebagai bagian dari kegiatan belajar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Polda Jateng Tegaskan Isu Pocong Begal Hoaks, Masyarakat Diminta Tak Mudah Terprovokasi
Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.
Hasil pemeriksaan menunjukkan video Prabowo instruksikan siswa belajar Dota di sekolah tersebut merupakan hasil manipulasi digital menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau deepfake.
Audio dalam video telah diubah sehingga seolah-olah Presiden Prabowo menyampaikan instruksi terkait gim online.
Padahal, video asli berasal dari kanal resmi Sekretariat Presiden dan merupakan momen kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Perancis pada 28 Mei 2026.
Dalam rekaman asli tersebut, Presiden Prabowo tidak membahas gim Dota, melainkan menyampaikan pidato terkait kerja sama bilateral, termasuk di bidang pendidikan dan hubungan internasional.
Tidak Ada Kebijakan Gim Wajib di Sekolah
Berdasarkan klarifikasi dan penelusuran fakta, tidak ada kebijakan resmi dari pemerintah maupun Kementerian Pendidikan yang mewajibkan pelajaran atau aktivitas bermain gim online seperti Dota dalam kurikulum sekolah di Indonesia.
Baca Juga: CEK FAKTA: Wapres Gibran Sebut Program Dana Hibah dari Arab Saudi
Saat ini, pengembangan industri e-sports di Indonesia berada di bawah naungan Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), yang fokus pada pembinaan atlet dan kompetisi prestasi, bukan sebagai materi wajib pendidikan formal.