nasional

Shopee Berlakukan Biaya Proses Pesanan Rp1.250 Mulai 20 Juli 2025, Ini Rinciannya

KS1
Kamis, 3 Juli 2025 | 13:00 WIB
Shopee Berlakukan Biaya Proses Pesanan Rp1.250 Mulai 20 Juli 2025, Ini Rinciannya. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM — Platform e-commerce Shopee mengumumkan akan memberlakukan Biaya Proses Pesanan sebesar Rp1.250 untuk setiap transaksi yang terselesaikan, mulai 20 Juli 2025.

Kebijakan baru ini disampaikan melalui pemberitahuan resmi kepada para penjual dan diklaim sebagai bagian dari strategi mendukung pertumbuhan bisnis mereka.

“Untuk terus menghadirkan beragam promosi yang lebih menarik guna mendukung pertumbuhan bisnis Penjual, Shopee akan memberlakukan Biaya Proses Pesanan sebesar Rp1.250 untuk setiap transaksi yang terselesaikan mulai 20 Juli 2025,” tulis Shopee, Rabu 2 Juli 2025.

Shopee memberikan keringanan khusus bagi penjual baru, di mana 50 pesanan pertama setelah pendaftaran sebagai Penjual Non-Star akan dibebaskan dari biaya ini.

Namun setelah melewati batas tersebut, biaya akan dikenakan untuk setiap transaksi sukses, terlepas dari jumlah produk dalam pesanan.

Meski dikenakan per pesanan, Shopee menyebut biaya tersebut akan terdistribusi lebih kecil per produk jika dalam satu transaksi terdapat banyak item. Berikut rumusnya:

Biaya Proses per Produk = Rp1.250 ÷ Jumlah Produk dalam Pesanan

Contoh Jika satu pesanan terdiri dari 5 produk: Rp1.250 ÷ 5 = Rp250 per produk

Belum Termasuk Biaya Lain

Shopee juga menjelaskan Biaya Proses Pesanan ini belum termasuk biaya lainnya, seperti biaya administrasi, biaya pembayaran, biaya layanan, dan biaya lain yang berlaku tergantung pada program yang diikuti penjual.

Namun, biaya Rp1.250 tersebut sudah termasuk PPN dan hanya berlaku untuk transaksi sukses yang tidak dikembalikan.

Dalam penutup pengumumannya, Shopee menyatakan kebijakan ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Shopee berhak sewaktu-waktu mengubah, menambah, atau memodifikasi Syarat & Ketentuan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,” tulis Shopee.

Penerapan biaya ini diperkirakan akan menjadi perhatian khusus bagi penjual dengan margin keuntungan tipis, terutama pelaku UMKM dan dropshipper yang sangat bergantung pada volume transaksi.

Mereka harus mulai menyesuaikan strategi harga dan efisiensi operasional agar tetap kompetitif di tengah kenaikan beban biaya ini.(ks01)

Tags

Terkini