nasional

Perkuat FKUB, Wali Kota Respati Ardi Siap Dorong Perda Toleransi dan Libatkan FKUB dalam Agenda Strategis Kota

KS1
Selasa, 22 April 2025 | 07:30 WIB
Perkuat FKUB, Wali Kota Respati Ardi Siap Dorong Perda Toleransi dan Libatkan FKUB dalam Agenda Strategis Kota. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Bengawan.


Hal ini ia tegaskan saat menghadiri acara Halalbihalal Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surakarta yang digelar di Gedung Sekretariat Bersama, Senin 21 April 2025.


Acara yang berlangsung hangat tersebut turut dihadiri oleh Ketua FKUB Kota Surakarta, H.M. Mashuri, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Indradi, serta jajaran anggota FKUB.


Dalam sambutannya, Ketua FKUB HM Mashuri menyampaikan tekad FKUB untuk terus mendukung Pemerintah Kota Surakarta dalam menciptakan suasana kota yang harmonis dan damai.


“FKUB akan terus hadir di tengah masyarakat, menjadi jembatan antarumat dan menjaga kondusivitas kota,” ujarnya.


Respati pun menyambut baik semangat tersebut. Ia menyampaikan sejak awal masa jabatannya, ia mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi dalam membangun kota, termasuk FKUB.


“Saya percaya, kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan kota yang aman, damai, dan penuh toleransi,” katanya.


Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) yang secara khusus mengatur dan memperkuat nilai-nilai kerukunan dan toleransi antarumat maupun antaretnis. Perda ini dirancang sebagai bagian dari implementasi visi Asta Cita Presiden Prabowo.


“Kita butuh regulasi yang berpihak pada kebersamaan. Ini untuk memperkuat fondasi sosial kita ke depan,” jelas Respati.


Dalam kesempatan itu, Respati juga membagikan pengalamannya saat mengikuti retreat kepala daerah di Magelang bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming.


Ia menuturkan dalam arahannya, Wapres meminta FKUB untuk tampil sebagai motor utama dalam menjaga keharmonisan sosial. “FKUB harus lebih aktif, lebih progresif, dan lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.


Tak hanya itu, Wali Kota Respati juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda sebagai upaya jangka panjang untuk mencegah potensi perpecahan.


“Kita mulai dari anak-anak kita. Pendidikan karakter harus jadi pondasi utama,” tegasnya.


Ia pun menegaskan bahwa Pemerintah Kota akan membuka ruang selebar-lebarnya bagi FKUB untuk menjalin komunikasi dan sinergi, baik dengan masyarakat maupun sektor swasta.

Halaman:

Tags

Terkini