SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Hendrar Prihadi, atau yang akrab disapa Hendi, bertemu dengan puluhan anak muda Kota Solo dalam diskusi bertajuk Jateng Butuh Solusi, Jateng Butuh Andika-Hendi pada Kamis 21 November 2024, malam.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah komunitas, para peserta menyampaikan berbagai aspirasi dan pertanyaan terkait isu sosial yang menjadi perhatian di masyarakat.
Hendi hadir bersama pasangannya, Andika Perkasa, yang merupakan Calon Gubernur Jawa Tengah dari Paslon 01, serta Paslon 01 Pilkada Solo, Teguh Prakosa dan Bambang Gage Nugroho. Diskusi itu juga dihadiri Ketua DPC PDIP Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.
Angelika, salah seorang peserta dari kelompok karang taruna, mengungkapkan sejumlah isu seperti kekerasan terhadap perempuan, diskriminasi terhadap kaum minoritas termasuk LGBT, dan kasus HIV di Kota Solo. Ia meminta pandangan serta solusi dari pasangan calon terkait isu-isu tersebut.
Menanggapi hal itu, Hendi menegaskan bahwa suara anak muda sangat penting untuk membangun Jawa Tengah yang lebih baik.
“Pertanyaan-pertanyaannya sekaligus menjadi inspirasi untuk pengembangan wilayah ke depan. Jadi, apa yang menjadi keinginan anak muda, nantinya menjadi catatan bahwa program pembangunan harus merangkul mereka,” ujar Hendi kepada awak media.
Menurut Hendi, keterlibatan anak muda dalam pembangunan akan memberikan dampak positif, mengingat jumlah mereka yang signifikan.
Perlu diketahui, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, kelompok umur 15–44 tahun mencapai lebih dari 17 juta jiwa pada 2024.
“Mereka memiliki ide, kreativitas, dan tenaga yang sangat besar. Potensi ini perlu dimanfaatkan dalam pembangunan di Jawa Tengah,” tambahnya.
Hendi juga menegaskan bahwa aspirasi dari generasi muda harus dijadikan pijakan dalam merancang program-program yang dapat menyelesaikan persoalan sosial sekaligus memberdayakan kaum muda di berbagai sektor.
Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dengan generasi muda dalam menjawab tantangan sosial dan mendorong pertumbuhan yang inklusif di Jawa Tengah. (KS01)