nasional

Kronologi Penangkapan Terduga Pelaku Pembunuhan di Sokaraja Banyumas Gara-gara Kucing Anggora

Senin, 23 Januari 2023 | 00:08 WIB
Ilustrasi. Kronologi Penangkapan Terduga Pelaku Pembunuhan di Sokaraja Banyumas Gara-gara Kucing Anggora. (KlikSoloNews/dok)

BANYUMAS, KLIKSOLONEWS.COM -- Berikut kronologi penangkapan terduga pelaku pembunuhan di Sokaraja Banyumas gara-gara kucing anggora yang diungkap Sat Reskrim Polresta Banyumas.

Unit Resmob Sat Reskrim Polresta Banyumas telah berhasil ungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi pada hari Jumat tanggal 20 Januari 2023 di Desa Sokaraja Wetan, Kabupaten Banyumas.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, telah ditemukan mayat lelaki tanpa identitas di Sungai Serayu Desa Karangkemiri, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang ternyata merupakan korban pembunuhan.

Korban diketahui bernama Hudi (70), warga Desa Sokaraja Wetan, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Adapun terduga pelaku adalah keponakannya sendiri, seorang perempuan berinisial S (43).

BACA JUGA: Viral di Medsos, Aksi Pengeroyokan di Rumah Makan Gold Chik. Pelaku Bawa Pentungan dan Terekam CCTV

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi, mengungkapkan, tersangka berinisial S melakukan pembunuhan terhadap korban H lantaran sakit hati karena kucing anggora miliknya dibunuh korban.

"Motif pelaku karena korban membunuh kucing kesayangannya jenis anggora, kemudian tersangka juga kesal karena HP miliknya diambil oleh korban," kata Agus saat pra rekonstruksi di Desa Sokaraja Wetan, Kecamatan Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu 21 Januari 2023.

Selain itu, Kasat Reskrim juga mengungkapkan bahwa tersangka S tega mengabisi nyawa H karena dia (korban) mencoba melakukan percobaan pemerkosaan terhadap S yang merupakan janda itu.

BACA JUGA: Pakar Hukum Pidana Apresiasi Polri Tindak Tegas 7 Oknum LSM Nakal Pelaku Pemerasan di Brebes

Karena sudah muak dan akan diperkosa, kemudian pelaku spontan melakukan perlawanan terhadap korban.

"Tersangka ini spontan membela diri kemudian melakukan penganiayaan dengan bambu dan dilanjutkan melakukan pembunuhan," tambahnya.

Setelah tewas, H lalu dibonceng oleh tersangka di bagian depan motornya dengan memasukkan korban ke kantong plastik dan menutup kepala korban menggunakan tas kemudian membuang korban di Kali Pelus.

Meskipun demikian, Kasat Reskrim menjelaskan untuk motif pastinya tersangka menghabisi korban masih akan dikembangkan lagi.

BACA JUGA: Preview Persis Solo vs Persikabo 1973, Leonardo Medina Incar Poin Penuh

"Menurut informasi, korban ini juga ada kelainan, ada dugaan kelainan mental sewaktu-waktu kambuh. Jadi kami masih akan dalami lagi motif pastinya, setelah kita lakukan prarekontstruksi," tutupnya. (KS01)

Tags

Terkini