gaya-hidup

Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama

KS1
Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:20 WIB
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama. (KlikSolonews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Film Keluarga Suami Adalah Hama menjadi salah satu tontonan terbaru di bioskop yang mencuri perhatian publik karena mengangkat persoalan rumah tangga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Dibintangi Omar Daniel dan Jeremie Moeremans, film produksi VMS Studio dan Umbara Brothers Film tersebut menghadirkan cerita penuh emosi tentang hubungan pernikahan, tekanan keluarga besar, hingga konflik batin seorang suami.

Film Indonesia terbaru 2026 yang diadaptasi dari karya viral milik Aditya Santana itu disutradarai Anggy Umbara dengan durasi tayang sekitar 137 menit dan diperuntukkan bagi penonton remaja.

Saat menghadiri pemutaran film di XXI Solo Square, Jumat (22/5/2026), Omar Daniel mengungkap bahwa cerita dalam film tersebut memiliki banyak sudut pandang yang dapat dirasakan berbeda oleh setiap penonton.

Menurutnya, penonton bisa memahami karakter dalam film berdasarkan pengalaman hidup masing-masing, terutama terkait persoalan keluarga dan hubungan pernikahan.

Omar yang memerankan tokoh Damar mengatakan dirinya harus mendalami karakter pria yang berada di tengah tuntutan keluarga inti dan keluarga besar. Ia mengaku proses pendalaman karakter dilakukan melalui berbagai cara, termasuk berdiskusi dengan orang-orang yang sudah menikah.

-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama. (KlikSolonews/dok)

Tak hanya itu, Omar juga membangun suasana emosional karakter dengan mengubah kebiasaan sehari-hari hingga melakukan diskusi intens bersama lawan main demi membangun chemistry yang kuat di layar.

Sementara itu, Jeremie Moeremans yang memerankan karakter Danan menyebut cerita dalam film tersebut sangat dekat dengan realitas kehidupan masyarakat saat ini.

Ia menilai konflik keluarga yang diangkat dalam film bisa dialami siapa saja, sehingga membuat cerita terasa lebih realistis dan emosional bagi penonton.

Jeremie juga mengungkap tantangan terbesar selama proses produksi adalah menampilkan karakter yang menyebalkan namun tetap memiliki sisi manusiawi sehingga tidak terlihat sepenuhnya jahat.

Selain itu, dirinya sempat mengalami kendala karena bergabung dalam proses produksi lebih lambat dibanding pemain lainnya. Meski begitu, ia merasa seluruh tim produksi memberikan dukungan sehingga proses adaptasi berjalan lancar.

Film Keluarga Suami Adalah Hama kini mulai ramai diperbincangkan karena dinilai berhasil menghadirkan konflik rumah tangga yang realistis dan relevan dengan kehidupan pasangan muda Indonesia masa kini.(ks01)

Tags

Terkini