gaya-hidup

Mengenal Sejarah Stone Island, Brand Premium dengan Inovasi Tekstil Unik

KS1
Kamis, 16 April 2026 | 06:30 WIB
Mengenal Sejarah Stone Island, Brand Premium dengan Inovasi Tekstil Unik. (KlikSolonews/dok)

KLIKSOLONEWS.COM - Brand Stone Island bukan sekadar label pakaian biasa. Ia lahir dari semangat inovasi, eksperimen, dan keberanian mendobrak batas dalam dunia fesyen.


Perjalanan panjangnya menjadikan Stone Island sebagai salah satu brand paling berpengaruh di industri fesyen global.


Berikut mengenal sejarah Stone Island, brand premium dengan inovasi tekstil unik. Stone Island didirikan pada tahun 1982 di Italia oleh desainer legendaris Massimo Osti.


Pada awalnya, brand ini merupakan bagian dari CP Company, yang dikenal dengan pendekatan inovatif dalam desain pakaian fungsional.


BACA JUGA: Dari Bangkok ke Dunia: Perjalanan GentleWoman di Dunia Fashion


Inspirasi awal Stone Island berasal dari bahan kain unik yang biasa digunakan untuk terpal truk militer. Kain tersebut kemudian diolah menjadi jaket dengan karakter berbeda dari pakaian pada umumnya. Dari sinilah lahir identitas Stone Island sebagai brand yang fokus pada eksperimen material.


Sejak awal berdirinya, Stone Island mengusung filosofi riset dan pengembangan tekstil. Brand ini tidak hanya memproduksi pakaian, tetapi juga menciptakan teknologi baru dalam dunia kain.


Beberapa inovasi khas Stone Island meliputi:




  • Garment dyeing (pewarnaan setelah pakaian jadi)

  • Bahan reflektif yang bereaksi terhadap cahaya

  • Kain yang dapat berubah warna


Inovasi-inovasi ini membuat Stone Island cepat dikenal di pasar global sebagai pelopor fashion berbasis teknologi tekstil.



Identitas Ikonik: Logo Kompas


Ciri khas paling menonjol dari Stone Island adalah patch logo berbentuk kompas yang terpasang di lengan. Logo ini melambangkan eksplorasi, petualangan, dan arah baru dalam dunia fesyen.




-
Mengenal Sejarah Stone Island, Brand Premium dengan Inovasi Tekstil Unik. (KlikSolonews/dok)

Keunikan lainnya, patch tersebut dapat dilepas-pasang, menjadikannya simbol eksklusivitas sekaligus daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya.'


BACA JUGA: Cerita Sejarah Onitsuka Tiger, Dimulai dari Modal Rp32 Juta


Pada akhir 1980-an hingga 1990-an, Stone Island mulai populer di kalangan komunitas football casuals di Inggris. Dari sana, brand ini berkembang menjadi simbol gaya streetwear premium yang identik dengan kualitas tinggi dan eksklusivitas.


Seiring waktu, Stone Island semakin mendunia dan digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pecinta fashion hingga selebritas internasional.

Halaman:

Tags

Terkini