KLIKSOLONEWS.COM - Gaya rambut Ayam Jantan Kim Ju Ae jadi sorotan dunia. Warga Korea Utara dilaporkan dilarang meniru, mencerminkan kontrol ketat terhadap ekspresi personal.
Kemunculan Kim Ju Ae kian mencuri perhatian publik internasional. Putri remaja dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, itu tidak hanya sering tampil dalam berbagai acara kenegaraan, tetapi juga mulai membangun citra kuat sebagai figur publik.
Dalam lebih dari 60 kemunculan yang terdokumentasi, Kim Ju Ae terlihat bertransformasi dari sosok anak-anak menjadi remaja yang percaya diri.
Ia kerap mendampingi sang ayah dalam acara militer, kunjungan kenegaraan, hingga parade besar, bahkan beberapa kali menjadi pusat perhatian.
Salah satu yang paling mencolok adalah gaya rambutnya yang khas, sering disebut sebagai model “ayam jantan”. Tatanan ini memiliki ciri bagian atas disasak tinggi dengan bagian bawah sedikit bergelombang, menciptakan siluet tegas dan mencuri perhatian.
Namun, alih-alih menjadi tren di kalangan masyarakat, gaya rambut tersebut justru dilaporkan dilarang untuk ditiru oleh warga Korea Utara.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa pemerintah setempat memberlakukan aturan ketat terhadap peniruan gaya tersebut. Warga yang melanggar bahkan disebut bisa langsung dikenai sanksi berupa pemotongan rambut di tempat hingga ancaman kerja paksa.
Larangan ini kembali menyoroti ketatnya kontrol negara terhadap ekspresi personal, termasuk dalam hal penampilan.
Simbol Gaya atau Strategi Politik?
Kemunculan intens Kim Ju Ae di berbagai acara penting juga memunculkan spekulasi politik. Ia tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga sering tampil dalam momen strategis seperti uji coba rudal hingga latihan militer.
Pengamat keamanan di Seoul, S Paul Choi, menilai kehadiran Kim Ju Ae kemungkinan merupakan bagian dari strategi membangun legitimasi.
Menurutnya, dalam sistem politik Korea Utara, dukungan militer memiliki peran krusial. Kehadiran figur penerus dalam acara militer dapat memperkuat citra dan dukungan internal.
Di tengah sorotan tersebut, gaya hidup Kim Ju Ae juga menjadi perhatian. Ia kerap tampil dengan pakaian mewah dalam berbagai kesempatan, yang dinilai kontras dengan kondisi ekonomi sebagian masyarakat Korea Utara.
Beberapa sumber menyebut adanya kekecewaan di kalangan warga yang melihat perbedaan mencolok antara kehidupan elite dan masyarakat umum.
Fenomena ini menunjukkan bahwa di Korea Utara, penampilan figur publik bukan sekadar soal gaya, melainkan juga sarat dengan makna politik dan simbol kekuasaan.
Bahkan, sesuatu yang tampak sederhana seperti gaya rambut dapat mencerminkan struktur kekuasaan yang tidak bisa ditiru sembarangan.(KS01)