gaya-hidup

Rusia Resmi Blokir WhatsApp, Warga Diminta Beralih ke Aplikasi Pesan Nasional MAX

KS1
Jumat, 13 Februari 2026 | 09:33 WIB
Rusia Resmi Blokir WhatsApp, Warga Diminta Beralih ke Aplikasi Pesan Nasional MAX. (KlikSoloNews/dok)

MOSKOW, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Rusia resmi memblokir layanan pesan instan WhatsApp yang dimiliki oleh Meta.

Keputusan ini diambil karena perusahaan tersebut dinilai tidak mematuhi regulasi hukum yang berlaku di Rusia, terutama terkait permintaan berbagi data dengan aparat penegak hukum.

Langkah tegas tersebut diumumkan oleh juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, yang menyatakan bahwa Meta dianggap tidak kooperatif terhadap aturan nasional Rusia.

“Karena keengganan Meta untuk mematuhi hukum Rusia, keputusan pemblokiran telah dibuat dan diterapkan,” ujar Peskov seperti dilaporkan Reuters.

Pemerintah Rusia menilai WhatsApp gagal memenuhi kewajiban hukum, termasuk tidak membagikan informasi kepada aparat penegak hukum dalam kasus penipuan dan terorisme.

Tidak menghapus konten ilegal meski telah berulang kali diperingatkan dan tidak memiliki kantor perwakilan resmi di Rusia selama menjalankan operasional layanan.

Pengadilan Rusia sebelumnya juga telah menjatuhkan sejumlah denda kepada WhatsApp atas pelanggaran tersebut.

Warga Rusia Diminta Gunakan Aplikasi MAX

Sebagai alternatif, pemerintah Rusia mendorong masyarakat untuk menggunakan aplikasi pesan instan nasional bernama MAX.

Peskov menyebut MAX sebagai platform yang mudah diakses, sedang berkembang, menjadi aplikasi pesan nasional, dan tersedia luas sebagai alternatif WhatsApp

Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan Rusia untuk memperkuat kedaulatan digital dan mengurangi ketergantungan terhadap platform teknologi asing.

Sejak Desember lalu, banyak warga Rusia dilaporkan hanya dapat mengakses WhatsApp menggunakan layanan VPN. Pemblokiran ini semakin memperketat pembatasan terhadap layanan digital asal Amerika Serikat di Rusia.

Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari dinamika hubungan Rusia dengan perusahaan teknologi Barat yang kerap bersinggungan dengan regulasi sensor konten dan keamanan data.

Pemblokiran WhatsApp di Rusia berpotensi berdampak pada komunikasi bisnis lintas negara, aktivitas warga Rusia yang memiliki relasi internasional, dan penggunaan platform global untuk kebutuhan pribadi maupun profesional.

Namun di sisi lain, langkah ini membuka peluang bagi pengembangan ekosistem aplikasi lokal seperti MAX yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah.

Rusia resmi memblokir WhatsApp karena dinilai tidak mematuhi regulasi hukum nasional. Pemerintah melalui Kremlin mendorong warga beralih ke aplikasi pesan instan nasional MAX sebagai solusi alternatif.

Keputusan ini mempertegas arah kebijakan digital Rusia yang semakin ketat terhadap perusahaan teknologi asing. (KS01)

Tags

Terkini