gaya-hidup

Film Penerbangan Terakhir Tayang 15 Januari 2026, Ungkap Sisi Gelap Skandal Dunia Penerbangan

KS1
Selasa, 13 Januari 2026 | 20:59 WIB
Film Penerbangan Terakhir Tayang 15 Januari 2026, Ungkap Sisi Gelap Skandal Dunia Penerbangan. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM — Mengawali tahun 2026, VMS Studio resmi merilis film drama terbaru berjudul Penerbangan Terakhir yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 15 Januari 2026.

Film ini menjadi sorotan karena mengangkat tema sensitif seputar skandal dunia penerbangan yang belakangan ramai diperbincangkan dan viral di media sosial.

Sebelum tayang secara reguler, Penerbangan Terakhir telah lebih dulu menggelar special screening di 10 kota. Pada 11 Januari 2026, pemutaran khusus digelar di Bogor (Mall BTM XXI), Depok (Margo City XXI), Cirebon (CSB XXI), Surabaya (Royal XXI), dan Makassar (Panakkukang CGV).

Sebelumnya, film ini juga disambut antusias penonton saat special screening di Jakarta (Blok M Plaza XXI), Tangerang (Tang City XXI), Palembang (PTC Mall CGV), Bekasi (Living World XXI), dan Malang (Town Square Cinepolis).

Di tengah maraknya kasus yang melibatkan pilot dan pramugari, Penerbangan Terakhir mencoba menghadirkan perspektif yang jarang diangkat ke layar lebar.

Film ini menggambarkan dampak dari cerita yang viral namun hanya terpotong sebagian, serta bagaimana perempuan kerap menjadi sasaran penghakiman publik tanpa mengetahui kebenaran secara utuh.

Kisah berfokus pada Tiara (Nadya Arina), seorang pramugari baru yang terlibat hubungan dengan Kapten Deva (Jerome Kurnia), pilot muda yang dikenal kharismatik.

Hubungan yang awalnya terasa manis layaknya kisah romansa berubah rumit ketika terungkap Kapten Deva telah memiliki calon tunangan, Nadia (Aghni Haque), pramugari senior di maskapai yang sama.

Konflik memuncak saat Tiara menjadi sasaran hujatan netizen, sementara Kapten Deva berusaha mempertahankan dua hubungan sekaligus. Nadia pun bertekad mempertahankan pasangannya dengan caranya sendiri.

Jerome Kurnia menggambarkan Kapten Deva sebagai sosok manipulatif yang sulit dikenali.

“Kapten Deva itu sangat manipulatif dan kharismatik. Kelihatannya green, atau bisa jadi red flag. Orang seperti itu enggak pernah menganggap dirinya red flag,” ujar Jerome.

Sementara Aghni Haque menilai karakter Nadia memiliki sudut pandang yang manusiawi meski terlihat ekstrem.

“Sebagai pasangan, tentu akan melakukan apa pun agar tidak ditinggalkan. Tindakan yang terlihat berlebihan itu, bagi Nadia, adalah kebenaran,” kata Aghni.

Nadya Arina menambahkan bahwa cerita dalam film ini sangat dekat dengan realitas.

“Skandal aviasi itu sering kita dengar, tapi belum pernah benar-benar direalisasikan di film Indonesia. Penerbangan Terakhir mencoba menghadirkannya secara nyata,” ungkapnya.

Penerbangan Terakhir diproduseri Tony Ramesh, dengan produser eksekutif Shalu T.M., dan disutradarai Benni Setiawan. Film ini menjadi salah satu film Indonesia yang berani mengangkat isu sensitif dengan pendekatan emosional dan relevan.

Menjelang penayangan, VMS Studio juga menghadirkan promo Beli 1 Gratis 1 tiket untuk pembelian periode 9–14 Januari 2026, khusus untuk penayangan 15 Januari 2026. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi TIX ID, serta aplikasi dan situs resmi XXI, CGV, dan Cinepolis.

Saksikan film Penerbangan Terakhir mulai 15 Januari 2026 di seluruh bioskop Indonesia dan ikuti informasi terbarunya melalui akun media sosial resmi VMS Studio. (KS01)

Tags

Terkini