MAGETAN, KLIKSOLONEWS.COM – Kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena panorama alamnya, melainkan akibat harga makanan dan minuman yang dinilai tidak wajar dan dikeluhkan wisatawan.
Keluhan tersebut mencuat setelah seorang wisatawan membagikan pengalaman kurang menyenangkan saat bertransaksi di salah satu warung di sekitar Telaga Sarangan yang berada di lereng Gunung Lawu.
Unggahan itu dibagikan oleh pengguna Facebook Agus Suyono, yang menceritakan pengalaman sekelompok wisatawan harus membayar mahal hanya untuk beberapa minuman dan camilan sederhana.
Nota Tulis Tangan Total Rp506 Ribu
Dalam unggahannya, Agus menyertakan foto nota bertuliskan tangan yang mencantumkan sejumlah menu, seperti jahe susu, kopi pahit, pop mie, es kopi campur, hingga teh panas. Namun yang mengejutkan, total harga yang harus dibayar mencapai Rp506 ribu.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menilai harga tersebut jauh di atas kewajaran, terutama jika dibandingkan dengan harga makanan dan minuman di luar kawasan wisata Sarangan.
Sejumlah netizen menyampaikan kekhawatiran bahwa praktik harga tidak wajar dapat berdampak buruk bagi citra pariwisata Telaga Sarangan. Salah satu komentar yang ramai disorot berbunyi, “Kalau begini terus, jangan kaget kalau wisatawan malas balik lagi.”
Keluhan serupa sebenarnya bukan kali pertama muncul. Beberapa waktu terakhir, Telaga Sarangan kerap disorot terkait dugaan praktik getok harga yang dinilai merugikan wisatawan dan berpotensi menurunkan minat kunjungan.
Warganet berharap pemerintah daerah dan pengelola wisata dapat segera melakukan pengawasan dan penertiban, khususnya terkait transparansi harga di warung-warung sekitar Telaga Sarangan.
Transparansi harga dinilai penting untuk menjaga kenyamanan wisatawan serta mempertahankan Telaga Sarangan sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun pemerintah setempat terkait unggahan viral tersebut. Namun publik berharap kejadian serupa tidak kembali terulang agar wisatawan tetap merasa aman dan nyaman berkunjung ke Telaga Sarangan. (ks01)