gaya-hidup

Pandawa Nawasena: Galeri Indonesia Kaya Satukan Maestro dan Generasi Muda Wayang Orang dalam Satu Panggung

KS1
Jumat, 3 Oktober 2025 | 08:00 WIB
Pandawa Nawasena: Galeri Indonesia Kaya Satukan Maestro dan Generasi Muda Wayang Orang dalam Satu Panggung. (KlikSolonews/dok Galeri Indonesia Kaya)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Galeri Indonesia Kaya kembali menghadirkan pertunjukan seni tradisi dengan format segar.

Kali ini, lakon “Pandawa Nawasena” dipentaskan sebagai hasil kolaborasi antara para maestro Wayang Orang Bharata dengan peserta Ruang Kreatif: Kelas Wayang Orang, sebuah program yang membuka pengalaman pertama bagi generasi muda untuk naik ke panggung wayang orang.

Selama kurang lebih satu jam, penonton diajak menelusuri kisah Pandawa yang terpaksa menjalani pengasingan setelah kalah bermain dadu melawan Kurawa.

Ketegangan muncul ketika Amarta terancam serangan Prabu Kolopati, hingga Sengkuni pun merendahkan diri meminta Pandawa kembali. Kisah ini tidak hanya menghadirkan drama epik, tetapi juga sarat makna moral tentang pengampunan, harga diri, dan keberanian.

Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya, menekankan pertunjukan ini menjadi simbol pertemuan lintas generasi.

“Kami ingin menunjukkan bagaimana tradisi dapat terus hidup ketika diberi ruang untuk bernapas bersama generasi penerus. Kolaborasi ini diharapkan membuka apresiasi baru, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda pada seni tradisi,” ujarnya.

Wayang Orang Bharata sendiri bukanlah nama baru di dunia seni tradisi. Paguyuban yang berdiri sejak 1972 ini telah melibatkan lebih dari 150 anggota, dari maestro hingga anak-anak berusia belia.

Mereka rutin tampil di Gedung Wayang Orang Bharata, Senen, Jakarta, dan bahkan telah membawa kesenian ini hingga ke panggung internasional di Mesir, Belanda, Italia, Australia, Prancis, serta Jerman.

Energi Baru dari Generasi Muda

Teguh Kenthus Ampiranto, maestro sekaligus pimpinan Wayang Orang Bharata, mengungkapkan bahwa keterlibatan anak-anak dan remaja dalam lakon ini memberi warna baru bagi kelompoknya.

-
Pandawa Nawasena: Galeri Indonesia Kaya Satukan Maestro dan Generasi Muda Wayang Orang dalam Satu Panggung. (KlikSolonews/dok Galeri Indonesia Kaya)

“Proses kreatif bersama generasi muda menghadirkan energi segar. Mereka tidak hanya belajar teknik panggung, tetapi juga menyerap nilai-nilai luhur pewayangan. Pengalaman ini penting agar lahir rasa memiliki terhadap seni tradisi,” jelasnya.

Menurut Teguh, panggung Galeri Indonesia Kaya menjadi medium penting untuk menjaga relevansi seni tradisional.

Baginya, wayang orang bukan sekadar hiburan, tetapi warisan budaya yang memuat nilai kehidupan. Dengan kolaborasi semacam ini, ia berharap tradisi tidak sekadar bertahan, tetapi juga berkembang mengikuti zaman.

Pementasan “Pandawa Nawasena” memperkuat komitmen Galeri Indonesia Kaya untuk menghadirkan seni-seni tradisional ke tengah masyarakat.

Melalui program rutin yang menampilkan karya budaya setiap pekan, Galeri Indonesia Kaya memastikan warisan Nusantara tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi mendatang.(KS01)

Tags

Terkini