gaya-hidup

Waspada Penipuan Lowongan Kerja: Kenali Ciri-ciri dan Cara Aman Melamar Pekerjaan

KS1
Kamis, 4 September 2025 | 11:00 WIB
Waspada Penipuan Lowongan Kerja: Kenali Ciri-ciri dan Cara Aman Melamar Pekerjaan. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Menemukan lowongan kerja dengan cepat tentu menjadi impian banyak orang. Namun, kamu perlu waspada jika tawaran kerja datang terlalu mudah.

Saat ini, penipuan dengan kedok lowongan kerja semakin marak, dan pencari kerja menjadi target utama. Jika terjebak, kamu bisa mengalami kerugian waktu, tenaga, bahkan materi.

Adham Soemantrie, Senior Marketing Manager, PR & Social, Jobstreet by SEEK mengungkapkan, penipuan dengan modus lowongan kerja sudah banyak beredar. Biasanya, pelaku penipuan akan meminta berbagai data diri dan menyalahgunakan data tersebut.

"Jika mencari lowongan pekerjaan dari online, cari dari platform yang benar dan terpercaya. Jangan mudah tergiur dengan beragam janji manis," terang Adham saat ditemui di Kota Solo, Rabu 3 September 2025.

Saat ini, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi juga kini telah masuk ke dalam prolegnas prioritas. Namun, sebelum UU PDP disahkan, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) No. 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP).

“Data Pribadi adalah data perseorangan tertentu yang disimpan, dirawat, dan dijaga kebenaran serta dilindungi kerahasiaannya," kata Adham.

Dia menambahkan, hal ini menunjukkan data pribadi masyarakat Indonesia telah dilindungi secara hukum dan tidak seharusnya disebarluaskan pihak lain di luar persetujuan yang bersangkutan, serta terdapat hukuman yang akan menindak penyalahgunaan data.

"Penyalahgunaan data dapat digunakan sebagai alat jual beli dan penipuan, bahkan bahan untuk mengajukan pinjaman online. Tentu saja para pencari kerja harus melindungi diri dari bahaya ini," tegasnya.

Dilansir laman resmi Jobstreet, yuk kenali modus penipuan lowongan kerja serta cara melindungi diri dari jebakan tersebut.

Modus Penipuan Lowongan Kerja

  • Wawancara Palsu Berbayar


Penipu menghubungi korban lewat telepon, e-mail, atau pesan singkat, lalu mengundang untuk wawancara di luar kota. Korban diminta mentransfer sejumlah uang sebagai biaya akomodasi.

  • Lowongan Fiktif


Pelaku membuat iklan loker palsu dengan mengatasnamakan perusahaan besar. Kandidat yang mendaftar diminta menyerahkan data pribadi seperti nomor KTP, alamat, hingga kontak keluarga. Data tersebut bisa dijual atau disalahgunakan, misalnya untuk pinjaman online.

Ciri-ciri Lowongan Kerja Palsu

Para pencari kerja bisa lebih waspada dengan mengenali tanda-tanda umum berikut:

  • Kriteria kerja terlalu umum, bahkan tanpa pengalaman.

  • Gaji besar namun tugas yang ditawarkan ringan dan tidak masuk akal.

  • Proses rekrutmen instan: langsung diterima tanpa seleksi.

  • Profil perusahaan tidak jelas dan sulit dilacak secara online.

  • Diminta membayar biaya administrasi, pelatihan, atau akomodasi sebelum masuk kerja.


Panduan Aman Mencari Kerja

Agar terhindar dari penipuan, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Berikan Data Pribadi Secukupnya


"Saat melamar, cukup lampirkan nama lengkap, tempat & tanggal lahir, e-mail, nomor telepon, serta pengalaman kerja. Jangan pernah mengirim foto sambil memegang KTP atau data keluarga yang tidak relevan," tutur Adham mengingatkan.

  • Periksa Identitas Perusahaan


Cari jejak digital perusahaan: website resmi, media sosial, hingga alamat kantor. Pastikan e-mail yang digunakan menggunakan domain resmi (contoh: *@perusahaan.com), bukan alamat gratisan seperti Yahoo atau Gmail.

  • Jangan Mudah Tergiur


Tawaran gaji tinggi atau janji fasilitas mewah perlu diwaspadai. Rekrutmen resmi umumnya melalui beberapa tahap seleksi, tidak instan.

  • Hati-hati di Media Sosial


Jangan membagikan data sensitif seperti alamat rumah atau nomor telepon di platform publik. Informasi ini bisa dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

  • Ingat, Rekrutmen Tidak Dipungut Biaya


Jika diminta membayar apa pun sebelum bekerja, bisa dipastikan itu penipuan.

"Lowongan kerja palsu semakin canggih dan seringkali tampak meyakinkan. Sebagai pencari kerja, harus selalu waspada, kritis, dan teliti sebelum melamar. Jangan mudah tergoda janji manis, periksa kredibilitas perusahaan, dan lindungi data pribadimu," urai Adham.

Mencari kerja memang penuh tantangan, tapi dengan langkah yang tepat, kamu bisa menemukan peluang karier yang aman, terpercaya, dan sesuai keahlianmu. (KS01)

Tags

Terkini