gaya-hidup

Lyora Penantian Buah Hati, Film Penuh Haru yang Menginspirasi Para Pejuang Garis Dua di Solo

KS1
Kamis, 24 Juli 2025 | 07:00 WIB
Lyora Penantian Buah Hati, Film Penuh Haru yang Menginspirasi Para Pejuang Garis Dua di Solo. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Film drama terbaru berjudul Lyora: Penantian Buah Hati membuka rangkaian roadshow nasionalnya di Kota Solo dan langsung mencuri perhatian publik.

Film produksi kolaborasi Jarasta Enterprise, Paragon Pictures, dan Ideosource Entertainment ini tak hanya menyentuh sisi emosional penonton, tetapi juga menyuguhkan narasi kuat tentang perjuangan pasangan yang berjuang mendapatkan keturunan.

Roadshow yang digelar di Solo Paragon XXI menjadi momen berkesan, khususnya bagi para ibu dan pejuang dua garis yang hadir langsung dalam penayangan perdana tersebut. Banyak yang tak mampu menahan haru dan air mata karena merasa sangat terhubung dengan cerita yang diangkat.

“Saya tidak menyangka akan semenyentuh ini. Ceritanya seperti cermin kehidupan saya dan anak saya. Film ini memberi keberanian untuk bertanya dan mencari bantuan profesional,” ungkap salah satu penonton usai acara.

Tokoh utama dalam film ini, Meutya (diperankan Marsha Timothy), adalah seorang wanita karier sukses yang telah lama menikah namun belum dikaruniai anak.

Bersama sang suami, Fajrie (Darius Sinathrya), mereka menjalani berbagai program kehamilan termasuk IVF (in-vitro fertilization). Meski penuh rintangan, mereka terus berjuang tanpa menyerah.

Keunikan Lyora terletak pada cara film ini menyampaikan perspektif ganda: suami dan istri. Penonton tidak hanya diajak memahami tekanan sosial yang dialami perempuan, tetapi juga beban emosional yang dirasakan oleh laki-laki sebagai pasangan.

Usai penayangan, acara dilanjutkan dengan talkshow bersama Dhea Ananda, penyanyi dan aktris yang pernah merasakan sendiri sulitnya mendapatkan keturunan, serta dr Mohammad Zacky Arda SpOG, dokter spesialis kandungan.

Dhea mengisahkan bagaimana tekanan dari lingkungan sosial dapat melemahkan mental pasangan, bahkan datang dari pertanyaan-pertanyaan sepele. Namun menurutnya, penting untuk belajar menyaring informasi dan tetap fokus pada proses yang dijalani.

“Kita tidak bisa mengontrol omongan orang, tapi kita bisa memilih mana yang perlu didengar dan mana yang diabaikan,” jelas Dhea.

Sementara itu, dr Zacky menambahkan bahwa sekitar 15–20% pasangan di Indonesia mengalami kesulitan memiliki anak, dan tindakan pemeriksaan sejak dini sangatlah penting.

-
Lyora Penantian Buah Hati, Film Penuh Haru yang Menginspirasi Para Pejuang Garis Dua di Solo. (KlikSoloNews/dok)

Setelah Solo, Lyora Penantian Buah Hati akan menyapa penonton di kota-kota Makassar (23 Juli), Jakarta (24 Juli), Medan (26 Juli), Surabaya (29 Juli), Bandung (1 Agustus), Bekasi (2 Agustus), dan Tangerang (5 Agustus).

Film Lyora Penantian Buah Hati resmi tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 7 Agustus 2025.

Lyora bukan hanya drama keluarga biasa. Ini adalah representasi emosional tentang penantian, kesabaran, dan kekuatan cinta dalam sebuah hubungan.

Dengan penyutradaraan dari Pritagita Arianegara dan akting memukau dari para pemeran utama, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya dukungan, pemahaman, dan edukasi dalam menghadapi tantangan infertilitas.

Film ini juga menjadi bagian dari kampanye kesadaran tentang kesehatan reproduksi, didukung oleh mitra strategis seperti RS Bunda, Morula IVF, Garuda Indonesia, dan Livin’ by Mandiri.

Jangan Lewatkan Penayangan Perdana Lyora di Bioskop 7 Agustus 2025
Ingin menyaksikan kisah nyata yang menginspirasi, penuh harapan, dan bisa jadi penguat semangat?

Jangan lewatkan Lyora Penantian Buah Hati di bioskop mulai 7 Agustus 2025. Ikuti info terbarunya melalui akun Instagram resmi @paragonpictures.id. (KS01)

Tags

Terkini