KLIKSOLONEWS.COM – Perawatan kulit wajah bukan lagi monopoli perempuan. Saat ini, semakin banyak pria yang sadar pentingnya menjaga kesehatan kulit untuk menunjang penampilan dan kepercayaan diri.
Aktivitas padat di luar ruangan, paparan polusi, serta kebiasaan mencukur menjadi tantangan tersendiri bagi kesehatan kulit wajah pria.
Menurut Dermatolog dan konten kreator kecantikan, Claudia Christin, pria membutuhkan perhatian ekstra dalam merawat wajah, terutama setelah mencukur kumis atau jenggot. Aktivitas mencukur ternyata dapat memicu ingrown hair, kondisi di mana rambut tumbuh ke dalam kulit yang menimbulkan rasa sakit, peradangan, hingga infeksi ringan.
“Kebiasaan laki-laki yang berbeda dengan perempuan yaitu shaving. Kebiasaan mencukur itu sebenarnya membuat laki-laki ini butuh perawatan khusus untuk mencegah iritasi dan ingrown hair,” ujar Claudia, dikutip dari sebuah sumber.
Sebaiknya setelah mencukur, gunakan toner dan pelembap sebab kulit wajah menjadi lebih sensitif. Aplikasikan toner yang menenangkan dan pelembap untuk mengembalikan kelembapan alami kulit serta mengurangi risiko iritasi.
Hindari skincare yang menggandung bahan aktif keras seperti retinol, vitamin C, AHA, dan BHA. Bahan aktif ini bisa memperparah iritasi pada kulit yang baru saja terpapar pisau cukur.
Gunakan pisau cukur bersih dan tajam untuk mengurangi risiko luka kecil dan infeksi. Pastikan menggunakan alat cukur yang bersih dan tidak tumpul.
Cukur searah pertumbuhan rambut dengan teknik mencukur yang benar dapat meminimalkan potensi ingrown hair.
Berdasarkan data American Academy of Dermatology (AAD), sekitar 60 persen pria mengalami masalah kulit setelah mencukur, mulai dari kulit kering, iritasi, hingga infeksi folikel rambut (folikulitis).
Menjadikan skincare sebagai bagian dari rutinitas harian bukan hanya menjaga tampilan kulit tetap sehat, tetapi juga mencegah masalah jangka panjang seperti penuaan dini dan hiperpigmentasi. (KS06)