gaya-hidup

Serabi Notosuman Diserbu Pemudik, Jadi Oleh-oleh Favorit saat Lebaran

KS1
Sabtu, 5 April 2025 | 11:53 WIB
Serabi Notosuman Diserbu Pemudik, Jadi Oleh-oleh Favorit saat Lebaran. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Memasuki masa libur Lebaran, antusiasme masyarakat tidak hanya terlihat di tempat-tempat wisata.


Para pemudik juga tampak memadati sentra-sentra kuliner khas daerah, salah satunya Serabi Notosuman Solo yang selalu menjadi incaran untuk oleh-oleh.


Toko legendaris yang terletak di Jalan Muhammad Yamin, Serengan, Kota Solo ini kembali diserbu pembeli. Setiap musim Lebaran, pemandangan antrean panjang mengular hingga keluar toko seolah sudah menjadi hal yang biasa.


Tak hanya warga lokal, pemudik dari berbagai daerah pun rela antre demi mendapatkan serabi legendaris ini. Tersedia dalam dua varian rasa — original dan cokelat — harga yang ditawarkan cukup bersahabat.


Berapa harga Serabi Notosuman? Untuk 30 buah serabi rasa original dibanderol Rp30.000, sedangkan varian cokelat dijual seharga Rp34.000. Meski sederhana, kelezatan rasa manis dan gurih yang khas membuat kuliner ini selalu dirindukan.


"Serabi ini langganan saya tiap ke Solo, kali ini saya beli buat oleh-oleh ke Jogja," ujar Rama, salah satu pembeli asal Solo.


Hal senada disampaikan Ayunita, pemudik dari Jombang, Jawa Timur. “Saya sengaja mampir ke Solo pas Lebaran, rasanya enak banget dan ngangenin. Harganya juga terjangkau, cocok buat oleh-oleh keluarga,” ungkapnya dengan antusias.




-
Serabi Notosuman Diserbu Pemudik, Jadi Oleh-oleh Favorit saat Lebaran. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

Tingginya permintaan membuat Yohana, pemilik Serabi Notosuman, harus menambah kapasitas produksi dan jumlah karyawan. Ia mengaku kewalahan melayani lonjakan pembeli setiap libur panjang tiba, terutama saat Lebaran.


“Kalau Lebaran memang selalu ramai. Kami tambah produksi dan pekerja supaya bisa melayani pembeli sebaik mungkin,” jelas Yohana.


Uniknya, pembeli yang datang ke toko juga bisa langsung melihat proses pembuatan serabi secara langsung. Mulai dari menuang adonan ke wajan hingga proses pemanggangan, semua bisa disaksikan di depan mata, menambah nilai pengalaman tersendiri.


Serabi Notosuman dibuat tanpa bahan pengawet, sehingga hanya bertahan sekitar 24 jam. Maka tak heran, banyak pembeli langsung menyantap serabi ini tak lama setelah membelinya agar bisa menikmati cita rasa khasnya yang lezat.


Tak hanya sebagai oleh-oleh, serabi khas Solo ini telah menjadi ikon kuliner yang mengikat kenangan dan kehangatan momen Lebaran bagi para perantau dan pemudik.(ks01)

Tags

Terkini