gaya-hidup

Kebaya Kutubaru, Warisan Budaya yang Kembali Digemari Generasi Z

Kamis, 20 Maret 2025 | 12:36 WIB
Kebaya kutubaru diminati para generasi Z sebagai penerus budaya dan tradisi. (Foto: Dok. SOCLyfe)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Kebaya kutubaru kembali naik daun di kalangan anak muda, khususnya generasi Z. Busana tradisional khas Nusantara ini kini tidak hanya digunakan dalam acara formal, tetapi juga menjadi bagian dari tren fesyen yang fleksibel dan bisa dipadupadankan dengan gaya modern.

Kebaya kutubaru memiliki ciri khas berupa kain tambahan yang menghubungkan sisi kiri dan kanan kebaya di bagian dada.

Lahir pada akhir abad ke-18, model kebaya ini masih bertahan dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Saat ini, banyak anak muda yang mengombinasikan kebaya kutubaru dengan celana jeans, rok denim, hingga kulot untuk tampilan yang lebih kasual.

Kebangkitan tren kebaya kutubaru di kalangan generasi muda merupakan fenomena yang positif. Hal itu menunjukkan bahwa kebudayaan tidak hanya diwariskan, tetapi juga diadaptasi dengan zaman.

Di tengah menjamurnya penjual kebaya modern, model kebaya kutubaru tradisional masih dapat ditemukan di pusat-pusat perdagangan kain, salah satunya di Pasar Triwindu, Solo.

Salah satu pedagang kebaya, Ike, pemilik toko “Kretek Rahayu”, mengaku senang dengan meningkatnya antusiasme generasi muda dalam mengenakan kebaya.

“Senang banget banyak anak muda yang pakai kebaya. Mereka jadi ikut melestarikan budaya. Biasanya mereka suka motif bunga-bunga khas zaman dulu dengan warna mencolok,” kata Ike.

Selain itu, Ike juga melihat bagaimana kreativitas anak muda membuat kebaya kutubaru semakin berwarna.

“Kalau dulu orang pakai kebaya kutubaru pasti dipadukan dengan jarik sogan. Sekarang banyak yang pakai celana jeans atau rok denim, bahkan ada yang pakai hot pants. Meskipun begitu, dengan tetap mengenakan kebaya kutubaru, mereka masih terlihat njawani," tambahnya.

Seiring dengan meningkatnya permintaan, inovasi dalam desain kebaya kutubaru juga semakin berkembang. Jika sebelumnya kebaya kutubaru lebih sering ditemukan dalam bahan beludru polos, kini tersedia berbagai motif yang memberikan tampilan lebih segar dan modern.

Kebaya kutubaru saat ini dijual dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp65 ribu hingga Rp300 ribu, tergantung pada bahan dan motif. Dengan harga yang bervariasi dan model yang lebih fleksibel, kebaya kutubaru semakin mudah dijangkau oleh berbagai kalangan.

Generasi muda pun kini tidak hanya sekadar mengenakan kebaya, tetapi juga turut berperan dalam melestarikan budaya Indonesia. (KS06)

Tags

Terkini