gaya-hidup

Bogamania! Bir Pletok: Warisan Kuliner Betawi yang Bertahan di Tengah Modernisasi

Kamis, 20 Maret 2025 | 12:14 WIB
Bir pletok menjadi kuliner khas Betawi yang tak lekang oleh zaman. (Foto: Pinterest)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Di tengah maraknya minuman kekinian, bir pletok tetap eksis sebagai warisan kuliner khas Betawi yang kaya akan rempah dan manfaat kesehatan.

Meski mengandung kata “bir”, minuman ini sama sekali tidak beralkohol dan justru menjadi simbol kreativitas masyarakat Betawi dalam menciptakan minuman sehat.

Sejarah mencatat bahwa bir pletok muncul sebagai respons masyarakat Betawi terhadap kebiasaan kolonial Belanda yang gemar mengonsumsi bir.

Karena mayoritas penduduk Betawi beragama Islam dan tidak mengonsumsi alkohol, mereka menciptakan alternatif berupa minuman berbahan dasar rempah yang memberikan efek hangat serupa dengan bir.

Menurut pakar kuliner Betawi, William Wongso, bir pletok merupakan contoh bagaimana akulturasi budaya bisa melahirkan produk khas yang bertahan lintas generasi.

“Masyarakat Betawi memiliki kecerdasan dalam mengadaptasi budaya asing tanpa meninggalkan identitasnya sendiri,” ujarnya.

Minuman ini dibuat dari campuran jahe, serai, kayu manis, kapulaga, dan daun pandan, dengan tambahan kayu secang yang memberikan warna merah khas.

Proses pembuatannya juga unik—minuman ini dikocok dalam wadah bambu atau termos sebelum disajikan, menghasilkan suara “pletok” yang kemudian menjadi asal namanya.

Tak hanya sekadar minuman tradisional, bir pletok juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Beberapa ahli gizi menyebutkan kandungan jahe dan kayu manis dalam bir pletok dapat membantu melancarkan peredaran darah, meningkatkan daya tahan tubuh, serta meredakan pegal-pegal.

Dalam perkembangannya, bir pletok kini tidak hanya tersedia dalam bentuk minuman segar tetapi juga dikemas dalam bentuk bubuk dan cair siap minum agar lebih praktis. Beberapa pelaku usaha bahkan memasarkan produk ini secara daring, menjangkau konsumen hingga luar negeri.

Menurut data dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, permintaan bir pletok sebagai oleh-oleh khas kota terus meningkat, terutama di kalangan wisatawan domestik. (KS06)

Tags

Terkini