KLIKSOLONEWS.COM– Mukena menjadi salah satu perlengkapan ibadah penting bagi Muslimah, terutama saat Ramadan ketika frekuensi salat, termasuk tarawih dan tahajud, semakin meningkat.
Sayangnya, mukena yang jarang dirawat dengan benar bisa menimbulkan bau apek dan tidak nyaman saat digunakan. Oleh karena itu, perawatan mukena yang tepat sangat diperlukan agar tetap bersih, wangi, dan nyaman saat beribadah.
Beberapa Muslimah sering kali mencuci mukena hanya sebulan sekali, padahal hal ini dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur yang menyebabkan bau tidak sedap.
Untuk menghindari hal tersebut, berikut beberapa cara merawat mukena agar tetap bersih dan segar selama Ramadan:
Gunakan Kain Pelapis Sebelum Memakai Mukena
Menggunakan ciput atau kain pelapis pada kepala dapat membantu mengurangi keringat yang menempel langsung ke mukena, sehingga menjaga kebersihannya lebih lama.
Gantung Mukena di Tempat Terbuka
Setelah digunakan, mukena sebaiknya digantung di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik agar tidak lembap dan mencegah bau apek.
Cuci Mukena Secara Rutin
Idealnya, mukena dicuci setidaknya seminggu sekali, terutama saat Ramadan ketika digunakan lebih sering. Pencucian rutin membantu menghilangkan keringat, debu, dan kotoran yang menempel.
Siapkan Mukena Cadangan
Memiliki lebih dari satu mukena memungkinkan pergantian secara berkala, sehingga mukena tetap bersih dan nyaman digunakan setiap saat, terutama saat tarawih berjamaah.
Gunakan Pewangi dan Deterjen dengan Kandungan Antibakteri
Saat mencuci, tambahkan pewangi pakaian yang mengandung antibakteri agar mukena tetap segar dan harum lebih lama.
Dengan perawatan yang tepat, mukena tidak hanya bersih dan nyaman digunakan, tetapi juga lebih tahan lama. Menjaga kebersihan mukena selama Ramadan bukan hanya tentang kenyamanan, tetapi juga bagian dari menjaga kesucian dalam beribadah.
Pastikan mukena Anda selalu dalam kondisi terbaik agar ibadah semakin khusyuk! (KS06)