gaya-hidup

Bogamania: Rahasia Rasa Umami di Balik Sejarah Worcestershire Sauce

Rabu, 26 Februari 2025 | 21:26 WIB
Ilustrasi Worcestershire Sause. Rasa umami yang tercipta melalui perjalanan sejarah yang panjang. (Foto: Pinterest)

KLIKSOLONEWS.COM - Worcestershire sauce atau kecap Inggris telah menjadi bumbu andalan dalam berbagai hidangan, terutama untuk masakan berbahan daging sapi. Rasa legit dan kompleks yang dihasilkan membuat saus ini banyak digunakan dalam kuliner Barat maupun Asia.

Namun, di balik kelezatannya, Worcestershire sauce memiliki sejarah panjang dan unik yang hingga kini masih menjadi perdebatan.

Kecap Inggris ini terbuat dari campuran berbagai bahan, termasuk cuka, molase, gula jagung, cabai, kecap asin, lada hitam, asam jawa, ikan teri, bawang merah, dan bawang putih.

Fermentasi dari bahan-bahan tersebut menghasilkan rasa gurih yang khas serta aroma yang menggugah selera.

Asal-usul Worcestershire sauce masih menjadi perdebatan. Salah satu teori menyebutkan bahwa saus ini diciptakan oleh Lord Marcus Sandys setelah perjalanannya ke India. Sekembalinya ke Inggris, ia meminta seorang apoteker untuk menciptakan ulang saus yang ia temui di India.

Namun, hasil awalnya memiliki bau yang sangat kuat sehingga dianggap tidak layak dikonsumsi dan akhirnya disimpan di ruang bawah tanah.

Setelah sekitar 18 bulan, saus tersebut mengalami fermentasi alami dan berubah menjadi lebih lunak dengan rasa yang lezat. Sejak saat itu, saus ini mulai diproduksi dan dijual dengan nama Worcestershire sauce.

Salah satu perusahaan pertama yang memproduksi Worcestershire sauce adalah Lea & Perrins. Perusahaan ini berhasil mengekspor saus ini ke berbagai negara dan menjadi produsen kecap Inggris terbesar di dunia. Hingga kini, Lea & Perrins masih mempertahankan metode produksi tradisional dengan fermentasi yang memberikan rasa khas pada saus mereka.

Selain menjadi penyedap pada hidangan daging, Worcestershire sauce juga digunakan dalam berbagai resep, seperti marinasi, saus barbeque, sup, dan bahkan dalam cocktail seperti Bloody Mary. Beberapa hidangan yang sering menggunakan saus ini antara lain steak, burger, dan salad Caesar.

Di Indonesia, kecap Inggris juga sering digunakan sebagai bumbu tambahan dalam hidangan seperti sop buntut dan nasi goreng untuk memberikan sentuhan rasa yang lebih kaya.

Dengan kombinasi rasa asin, manis, asam, dan umami yang unik, Worcestershire sauce terus menjadi bumbu favorit di berbagai belahan dunia. Sejarahnya yang menarik serta perannya dalam kuliner global menjadikannya salah satu saus yang wajib ada di dapur para pecinta masakan. (KS06)

 

Tags

Terkini