Selain itu, kecemasan juga berperan besar dalam mengganggu tidur para penderita kanker darah. Baik itu kecemasan terkait dengan penyakit itu sendiri atau kekhawatiran tentang proses pengobatan yang harus dijalani, stres emosional ini seringkali memperburuk masalah tidur.
“Mengidap kanker darah dapat mengubah seluruh rutinitas, jadi tidak mengherankan jika tidur juga terpengaruh,” kata Blood Cancer UK.
Sebagian besar penderita kanker darah mengalami perubahan besar dalam gaya hidup mereka, yang tidak hanya mempengaruhi fisik mereka tetapi juga emosional mereka.
Kesejahteraan emosional yang terganggu sering kali berdampak langsung pada kualitas tidur. Proses pengobatan, seperti kemoterapi atau radiasi, dapat membuat pasien merasa tidak nyaman dan cemas, yang pada gilirannya menambah kesulitan tidur.
Gangguan tidur ini tidak hanya terbatas pada kesulitan tidur malam hari. Beberapa orang melaporkan bangun terlalu pagi atau terjaga di tengah malam.
Selain itu, penderita kanker darah sering mengalami kelelahan yang berkepanjangan meskipun sudah cukup tidur. Hal ini disebabkan oleh proses penyakit yang memengaruhi daya tahan tubuh dan menyebabkan kelelahan yang tidak teratasi hanya dengan tidur biasa.
Tanda Lain yang Perlu Diperhatikan
Selain gangguan tidur, kanker darah juga bisa menunjukkan gejala lain yang seharusnya membuat Anda waspada.