gaya-hidup

Rahasia Amigdala: Pusat Pengatur Emosi Manusia

Sabtu, 8 Februari 2025 | 11:54 WIB
Ilustrasi amigdala, bagian otak yang berpera sebagai pusat kendali emosi manusia. (Foto: Unsplash/Robina Weermeijer)

KLIKSOLONEWS.COM - Pernahkah merasa jantung berdebar kencang saat menghadapi situasi menegangkan? Atau tiba-tiba ingin melarikan diri dari sesuatu yang membuat takut? Semua itu berkaitan dengan kerja sebuah bagian kecil di otak yang bernama amigdala.

Amigdala, yang terletak di dalam sistem limbik otak, berperan sebagai pusat kendali emosi manusia.

Tidak hanya mengatur rasa takut, bagian ini juga berperan dalam memproses kebahagiaan, kecemasan, bahkan pengambilan keputusan. Saat menghadapi ancaman, amigdala memicu respons “fight or flight”—sebuah mekanisme alami tubuh untuk bertahan hidup.

Penelitian dari Harvard Medical School menunjukkan aktivasi berlebihan pada amigdala dapat menyebabkan peningkatan hormon stres, seperti kortisol dan adrenalin, yang dalam jangka panjang berisiko meningkatkan tekanan darah, gangguan tidur, hingga penurunan daya ingat.

Selain itu, studi yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience (2021) menemukan bahwa orang dengan gangguan kecemasan memiliki aktivitas amigdala yang lebih tinggi dibandingkan individu yang tidak mengalami kecemasan kronis.

Menurut penelitian dari American Psychological Association (APA), ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu menstabilkan aktivitas amigdala dan meningkatkan keseimbangan emosional diantaranya:

1. Tidur cukup

Studi dari National Institutes of Health (NIH) menemukan bahwa kurang tidur meningkatkan reaktivitas amigdala hingga 60 persen, membuat seseorang lebih mudah merasa cemas dan takut.

2. Olahraga rutin

Sebuah penelitian di Neurobiology of Stress (2020) menunjukkan bahwa olahraga aerobik dapat mengurangi hiperaktivitas amigdala, menurunkan stres, dan meningkatkan suasana hati.

3. Latihan mindfulness dan meditasi

Riset dari University of California, Los Angeles (UCLA) membuktikan bahwa meditasi selama 8 minggu dapat mengecilkan ukuran amigdala, membuat seseorang lebih tenang dalam menghadapi stres.

4. Pola makan sehat

Nutrisi juga berperan penting. Konsumsi makanan kaya omega-3, seperti ikan salmon dan kacang-kacangan, dapat mengurangi peradangan pada otak dan menstabilkan aktivitas amigdala.

Dengan memahami peran amigdala dalam kehidupan sehari-hari serta menerapkan gaya hidup sehat, kita bisa lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan otak demi kehidupan yang lebih stabil secara emosional. (KS06)

Tags

Terkini