gaya-hidup

Oatmeal vs Nasi Putih: Apa yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

KS1
Kamis, 6 Februari 2025 | 16:19 WIB

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Oatmeal semakin populer di kalangan masyarakat yang ingin menerapkan pola makan sehat.

Kandungan serat tinggi dan indeks glikemik rendah membuatnya sering dianggap sebagai pengganti nasi putih yang lebih sehat.

Namun, apakah oatmeal benar-benar bisa menjadi sumber karbohidrat utama sehari-hari
Disarikan dari berbagai sumber, oatmeal mengandung beta-glukan, sejenis serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan meningkatkan rasa kenyang.

Selain itu, oatmeal juga dicerna lebih lambat dibandingkan nasi putih, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Penelitian yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition (2021) menunjukkan bahwa konsumsi rutin oatmeal dapat menurunkan kadar kolesterol total sebesar 5-10 persen dan LDL hingga 7 persen.

Studi lain yang diterbitkan dalam Nutrition Reviews (2020) juga menyebutkan bahwa beta-glukan dalam oatmeal efektif dalam mengurangi risiko penyakit jantung dan mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, konsumsi nasi di Indonesia masih sangat tinggi, dengan rata-rata konsumsi beras per kapita mencapai 96 kg per tahun. Nasi merupakan sumber utama karbohidrat kompleks yang memberikan energi bagi tubuh.

Oleh karena itu, menggantinya sepenuhnya dengan oatmeal bukanlah keputusan yang bisa diambil sembarangan.

Namun perlu diingat, meski mengonsumsi oatmeal memberikan banyak manfaat, namun jika dikonsumsi terus menerus dapat menyebabkan defisiensi nutrisi tertentu.

Hal ini sejalan dengan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics (2019), yang menyebutkan bahwa pola makan yang terlalu terbatas pada satu jenis sumber karbohidrat dapat meningkatkan risiko defisiensi mikronutrien.

Oleh karena itu, ahli gizi merekomendasikan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan satu jenis makanan pokok.

Variasi seperti kentang, ubi, jagung, atau quinoa juga dapat menjadi pilihan sehat selain nasi dan oatmeal. Konsultasi dengan ahli gizi sebelum melakukan perubahan besar dalam pola makan tetap menjadi langkah terbaik untuk memastikan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi. (*)

Tags

Terkini