Jumat, 12 Juni 2026

Yongqing Fang Guangzhou: Perpaduan Kota Tua dan Modern yang Bangkit dari Sejarah

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 14 April 2026 | 07:00 WIB
Yongqing Fang Guangzhou: Perpaduan Kota Tua dan Modern yang Bangkit dari Sejarah. (KlikSolonews/Adhirajasa)
Yongqing Fang Guangzhou: Perpaduan Kota Tua dan Modern yang Bangkit dari Sejarah. (KlikSolonews/Adhirajasa)

GUANGZHOU, KLIKSOLONEWS.COM – Menyusuri jalanan batu di Yongqing Fang menghadirkan pengalaman unik seolah kembali ke masa lalu. Kawasan bersejarah yang berada di Distrik Liwan ini kini menjelma menjadi destinasi wisata budaya yang memadukan pesona klasik dengan sentuhan modern.

Di satu sisi, bangunan tradisional khas Lingnan tetap berdiri kokoh dengan detail arsitektur yang autentik. Di sisi lain, deretan kafe, galeri seni, hingga ruang kreatif menghadirkan nuansa kekinian yang ramai dikunjungi wisatawan.

Kawasan ini memiliki sejarah panjang sejak abad ke-19. Pada masa lalu, Yongqing Fang dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus ruang pertunjukan seni, termasuk opera Kanton yang menjadi identitas budaya lokal.

Namun seiring pesatnya perkembangan kota Guangzhou, kawasan ini sempat mengalami penurunan. Modernisasi dan munculnya pusat bisnis baru membuat banyak bangunan lama terbengkalai dan kehilangan fungsinya.

-
Yongqing Fang Guangzhou: Perpaduan Kota Tua dan Modern yang Bangkit dari Sejarah. (KlikSolonews/Adhirajasa)

Perubahan besar mulai terjadi sejak 2011 ketika pemerintah setempat melakukan revitalisasi kawasan secara bertahap. Upaya ini berhasil menghidupkan kembali Yongqing Fang sebagai ikon wisata budaya yang kini semakin populer, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Salah satu titik utama di kawasan ini adalah Jinsheng Square, ruang terbuka yang menjadi penghubung antara bangunan lama dan struktur modern. Area ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas, tetapi juga simbol harmonisasi antara masa lalu dan masa kini.

Desain kawasan Yongqing Fang menggabungkan arsitektur tradisional Lingnan dengan sentuhan gaya modern seperti Art Deco. Ornamen klasik berpadu dengan garis desain kontemporer, menciptakan karakter visual yang unik dan menarik.

Material batu cobblestone yang menghiasi jalan dan lapangan menambah kesan historis, sekaligus menjadi elemen penting dalam menjaga identitas kawasan. Tata ruang yang dirancang dengan pola tertentu juga memudahkan pengunjung menjelajahi berbagai sudut menarik.

-
Yongqing Fang Guangzhou: Perpaduan Kota Tua dan Modern yang Bangkit dari Sejarah. (KlikSolonews/Adhirajasa)

Tak hanya itu, elemen budaya lokal tetap dihadirkan melalui detail-detail artistik, mulai dari furnitur tradisional hingga instalasi seni modern yang terinspirasi dari warisan budaya setempat.

Ruang terbuka hijau juga menjadi bagian penting dalam penataan kawasan ini. Pepohonan rindang dan elemen air memberikan kesejukan di tengah suasana kota yang dinamis.

Saat malam hari, suasana Yongqing Fang berubah menjadi lebih hangat dan romantis. Pencahayaan lembut di antara bangunan tua menciptakan atmosfer yang tenang, menjadikannya tempat favorit untuk bersantai.

Kini, Yongqing Fang tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang publik yang aktif. Berbagai kegiatan seperti festival budaya, pasar akhir pekan, hingga pertunjukan seni rutin digelar untuk menarik minat pengunjung.

-
Yongqing Fang Guangzhou: Perpaduan Kota Tua dan Modern yang Bangkit dari Sejarah. (KlikSolonews/Adhirajasa)

Kebangkitan kawasan ini menjadi contoh sukses bagaimana revitalisasi tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghidupkan kembali nilai budaya yang sempat memudar.

Bagi masyarakat Guangzhou, Yongqing Fang bukan sekadar tempat wisata. Kawasan ini menjadi simbol identitas dan memori kolektif yang kini hadir kembali dalam wajah yang lebih segar dan relevan di era modern.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X